Education

Anda pengen belajar bermain jazz dengan BigBand?

Dharmo Soedirman atau Masmo nama akrabnya, pianis kelompok Notturno memposting sebuah email tentang undangan membentuk sebuah big band hari ini. Selengkapnya sebagai berikut:

Sebenarnya cita-cita untuk membuat sebuah big band jazz sudah lama ada di benak saya dan beberapa teman, Big band ini merupakan wadah untuk belajar bersama bagaimana bermain jazz bersama dalam sebuah big band. Secara banyak sekali di antara kita yang mulai belajar niup2 saxofon atau trumpet, Trombone, dan lain-lain. Termasuk utnuk temen-temen yang belajar jazz dengan isntrumen-instrumen di rhythm section sebuah big band. Tapi cita-cita itu belum juga kesampaian karena saya dan beberapa teman tersebut gak terlalu melek dengan notasi balok atau toge-toge menggairahkan itu. Bagaimana mau menggelar sebuah big band kalo motornya sendiri masih mengeja not toge tersebut?

Sampai akhirnya tiba-tiba seorang teman bernama Roberto Joko berkenan men-sharing kecakapannya menulis dan membaca not2 toge tersebut demi cita-cita big band tersebut. Setelah Joko, mas Sonny Flute, dan saya ngobrol di sebuah kafe sambil menikmati permainan Brazilian Jazz Zarro and Mercy di bilangan Pondok Indah, akhirnya sepakat untuk mewujudkan big band tersebut.

Secara teori, big band ini akan membutuhkan tidak hanya seksi ritem (piano, gitar, bass, drum, dan perkusi), tapi tentu saja saxofon (minimal alto dan tenor, lebih sip lagi ada bariton, sopran, dan flute), trumpet (1 sampai 3), Trombone (1 sampai 3), dan alat tiup lain bila berkenan, kayak klarinet, harmonika, flugelhorn, dan lain-lain. Dan tentu saja yang gak kalah penting adalah vokal dooong! Teruuuus, kalo KJKers punya kenalan, sodara, pacar, selingkuhan, dan lain-lain yang juga bisa alat tiup dan berkenan gabung, silakan ya disebar-luaskan. Karena big band ini organisasi tersendiri, gak terikat pada partai, komunitas, ormas, atau golongan tertentu.

Nah, buat yang berminat mendaftar, monggo mengirimkan email ke saya (djazzpunk@yahoo.com) dengan subyek “IKUTAN BIG BAND DOOONG!”, dan isinya menyebutkan nama, no ponsel yang bs dihub, dan tentu instrumen yang dimainkan. Pastinya ini big band sosil, artinya tidak ada honor untuk pemainnya, konsumsi bawa sendiri-sendiri, tapi sebaliknya dituntut konsisten, rajin latihan, dan menyediakan waktu khusus karena kemungkinan latihannya di Sabtu atau Minggu.

Oh ya, big band yang belum ada nama ini, pengurusnya:
Concertmaster (ini istilah di big band untuk music director): Roberto Joko
Bandmaster (ini istilah di big band untuk person in charge secara organisasi): Sonny Flute
Kompormaster (ini bukan istilah di big band): masmo

Nah, anda tertarik?. Silakan menghubungi djazzpunk@yahoo.com

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker