ClinicJak Jazz Festival

Kiat Improvisasi dari Indro (Klinik Musik Djarum Super Mild JakJazz 2012)

Klinik musik adalah rutin menarik JakJazz 2012 bagi musisi maupun penikmat yang ingin mengenal lebih jauh dapur teknis permainan jazz. Atas kerjasama festival dengan IMI (Institut Musik Indonesia), klinik berlangsung tiap harinya di Stage 7 arena JakJazz. Salah satu pematerinya adalah dosen IMI sendiri, pemain sesi bas paling sibuk yang juga punya grup solo, Indro Hardjodikoro. Tak pelak lagi, progresi II-V-I sebagai materi fundamental improvisasi jazz jadi bahan wajib yang dikunjungi Indro pada salah satu sesi klinik ini.

Malam itu (19/10/’12) ia berbagi pendekatan modal tangga nada (Dorian, Mixolydian, dan Ionian) maupun pendekatan vertikal dari nada-nada kordalnya atau yang lebih sering dilatih dalam arpeggio. Hal mendasar barusan jadi perbendaharaan kata dalam menghadapi situasi musik sebenarnya. “Seperti berbicara enak yang tergantung banyaknya vocabulary, musik juga adalah menyampaikan pesan hingga yang mendengar mengerti,” begitu menurutnya.

Menanggapi pertanyaan salah satu peserta yang meminta kiat mengatasi kejenuhan atas perputaran kord yang lama-kelamaan menjadi itu-itu saja, Indro kembali memperagakan hal yang bisa dilakukan yaitu bermain keluar atau sering dibilang outside. Tidak serta-merta keluar dari pilihan modes di saat menginjak suatu kord, trik lain adalah mendahului sesaat, bermain di dalam skala kord yang belum kita sampai kepadanya.

Dalam konteks bermain outside, Indro berulangkali menekankan perbedaan antara jam-session dengan main bareng grup sendiri. Spontanitas jam-session akan membatasi, karena tidak ada kesepakatan sebelumnya, sementara dengan grup sendiri yang sudah lama saling tahu bisa ada kesepakatan, misalnya pengiring ikut bermain di luar sebentar sebelum kembali lagi.

Khusus instrumen bas sendiri, hal yang biasa terjadi adalah semua berhenti main saat masuk kesempatan improvisasi solo. Untuk itu pemain bas perlu mampu menandai posisi sedang di mana dengan mengetahui chord tones yang dengan kuat mewakili sebuah kord. Salah satu kejadian praktis yang sering kita lihat adalah semua pemain bisa bareng masuk lagi saat solo selesai, salah satunya karena tahu sudah sampai mana.

Di luar klinik tersebut, ia pun berjanji masih bisa berbagi lagi dalam rutin Jazz Spot yang diadakan di Fourties Kemang saban Senin malam. Indro mengakhiri klinik yang sarat contoh mumpuni itu dengan menyalakan minus-one bebop “Donna Lee”.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker