Festival

LONDON JAZZ FESTIVAL 2003

LONDON JAZZ FESTIVAL 2003

Tahun ini penyelenggaraan London Jazz Festival (LJF) 2003 berlangsung selama 10 hari mulai Jumat, 14 November yang lalu hingga Minggu 23 November mendatang. Elemen penting yang merepresentasikan berbagai gaya dalam jazz turut ambil bagian dalam kegiatan yang telah berlangsung sejak 10 tahun silam ini.

Dalam sejarahnya London Jazz Festival selalu menampilkan nama-nama yang berpengaruh dalam sejarah jazz dimana mereka-mereka ini memiliki peranan yang sangat penting dalam evolusi musik ini. Tahun ini misalnya, anda adpat menikmati dua orang vokalis kenamaan, Bobby McFerrin yang tampil Sabtu (15/11) dan Dianne Reeves Senin (17/11), keduanya tampil di Royal Festival Hall.

Acara yang mengambil tema Music From Out There – In Here ini juga menampilkan sejumlah nama beken lain seperti Joe Lovano, John Scofield, John Taylor, John Patitucci dan Bill Stewart. Walaupun diisi sejumlah musisi tenar, Festival ini juga menyediakan wadah bagi bintang masa depan yang tujuannya tentu saja memfasilitasi musisi-musisi muda Inggris untuk perkembangan karir mereka diwaktu mendatang.

Salah satu pendatang baru yang diangkat dalam LJF adalah pianis, penyanyi sekaligus penulis lagu Jamie Cullum. Nama yang sebelumnya tidak dikenal tahun lalu ini – namun saat ini telah menandatangani kontrak dengan Universal Jazz – akan tampil di Royal Festival Hall sekaligus menutup festival ini pada acara puncak di hari Minggu (23/11). Informasi dari website Jamie Cullum sendiri, tiket pada penutupan ini sudah terjual habis.

From Out There…
Jazz selalu berarti melihat kedepan. Begitu pula London Jazz Festival melihat kegiatan ini sebagai sebuah proses yang terus menerus dan ini [mungkin] menjadi alasan bagaimana jazz masih tetap bertahan sementara arah [industri] musik mungkin terus bergeser dari waktu-ke-waktu. Musik dari Afrika, Asia dan Amerika Selatan menjadi elemen penting dari Festival ini.

Tahun ini kita dapat menikmati perayaan dari legenda bossanova Johnny Alf di Queen Elizabeth Hall, Selasa (18/11). ‘New voice of Brazil’, Virginia Rodrigues (20/11) dan penyanyi wanita terkenal asal Mali – yang ditulis majalah Pulse sebagai “in the same league as Aretha Franklin”, – Oumou Sangare (23/11) di Barbican.

Jazz di Europe menciptakan identitasnya yang kian jelas, acapkali dipicu oleh by kekuatan dan kontrasnya tradisi musik folk, dan ini barangkali bisa diwakili oleh Esbjorn Svensson Trio yang tampil Jumat (14/11) dimana Katia Labeque Band tampil sebagai band pembuka.

Composition versus Improvisation?
Festival ini juga memberi semangat terciptanya hal-hal baru, memberikan platform bagi eksperimentasi dan hal-hal yang tak lazim. Sebuah penjelajahan akan menjadi jalan bagi musik improvisasi dan berbagai komposisi berinteraksi satu sama lain. Tak menjadi masalah apakah menggunakan instrumen akustik yang biasa atau orkestra atau bahkan memanfaatkan perangkat teknologi yang baru.

Program tahun ini juga mempersembahkan dua konser Contemporary Music Network bersama komposer/saxophonist Tim Berne dan Science Friction bandnya, dengan tamu spesial David Torn dan the Arte Quartet (19/11) plus sebuah proyek antara team visual Ninja Tune – Hexstatic yang dikombinasikan dengan kekuatan Orkest De Volharding and Icebreaker yang tampil di Queen Elizabeth Hall, Jumat (21/11).

***

Nama London Jazz sendiri berasosiasi dengan Radio 3 – sebuah anak perusahaan media ternama BBC yang menjadikan festival ini menjadi sebuah even nasional. Tak hanya sekadar disebarluaskan via radio diseantero Inggris, program ini juga dapat dinikmati banyak pendengar diseluruh dunia, selain juga bisa diakses lewat website dan sekarang juga lewat BBC 4 – yang berkonsentrasi menggarap berbagai program hiburan, pendidikan, hingga religius. Cek saja websitenya Radio 3 di http://db.bbc.co.uk/radio3/jazz/, kita dapat melihat semuanya secara komprehensif.

***

New Music, New Audiences…
Inisiatif dari London Energy New Audiences menciptakan kesempatan pada ribuan anak-anak muda menikmati berbagai artis yang tak biasanya mereka dengar. Mereka tahun ini dapat mengikuti program workshop yang termasuk diantara diberikan oleh saxophonist Inggris ternama, Denys Baptiste yang proyeknya terbarunya terinspirasi pada life and work of Martin Luther King ‘Let Freedom Ring’. Selain itu juga ada Ben Okri, Andy Sheppard, Shri Sriram dan Joanna MacGregor.

Saksofonis kharismatis David Sanborn juga merayakan keluarnya album terbarunya di LJF2003 ini. Para bintang yang lagi naik daun David Binney, Joel Harrison, Ken Vandermark dan Jason Moran juga tak ketinggalan. Nama-nama besar lain yang juga hadir antara lain Wayne Shorter, Hermeto Pascoal, Joe Harriott, Carla Bley, Dhafer Youssef, Rabih Abou-Khalil termasuk dari Inggris sendiri seperti Courtney Pine, Mike Westbrook, Alan Skidmore.

***

Tak hanya itu, LJF juga meresmikan keanggotaannya pada dua badan internasional, yakni the International Jazz Festival Organization(IJFO) dan the European Jazz Network(EJN). LJF lantas diundang divisi penjualan IJFO Inggris Raya, yang berasosiasi dengan berbagai festival besar lainnya macam North Sea, Umbria, Montreux dan Molde. Sementara dengan keanggotannya dalam EJN termasuk menjadi partner di Europe Jazz Odyssey memberikan peluang kepada promotor ternama Eropa untuk mengembangkan program tiga tahunan berupa kolaborasi, residensi dan workshop bersama musisi-musisi di Eropa dengan dukungan keuangan dari EC.

Pastinya LJF 2003 ini menggabungkan berbagai program imaginatif, pengembangan bagi artis dan audiens dan kerjasama dalam dan luar negeri untuk memastikan jazz berkembang dan menjadi musik yang dapat dinikmati oleh semua orang. (*/WJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker