FestivalJava Jazz Festival

Paduan Jazz-Tradisi oleh Dwiki Dharmawan and His Polish Friends

Dwiki Dharmawan, Uum Sumiati
Dwiki Dharmawan, Uum Sumiati

Hari ketiga gelaran Java Jazz Festival, beberapa musisi Indonesia menyuguhkan penampilan spesialnya. Sebut saja, keyboardis, aktivis perdamaian, komposer multi-genre sekaligus produser ini mengambil tema yang berbeda pada Minggu, 6 Maret 2016, di Hall D1. Formasi yang Dwiki bawa adalah Jazz Topeng yang terinspirasi dari nuansa Musik Topeng Cirebonan, dan berkolaborasi dengan musisi dari Polandia.

Penampilan malam itu dibuka komposisi “For M.S.” milik dari Piotr Lemancyzk (acoustic double bass), disusul dengan tiupan saksofon Piotr Checki. Lagu milik Lemancyzk pun kemudian menjadi pembuka yang cukup apik dari formasi tersebut, juga membuat penonton penasaran.

Piotr Lemancyzk
Piotr Lemancyzk

Pada lagu kedua, “Arafura”, alunan saksofon pun memimpin panggung. Dwiki memadukan permainan jazz dengan musisi tradisi yang dipimpin oleh Ade Rudiana(kendang) bersama Tia (gender) dan Dede Yanti (rebab).

Sebelumnya, Dwiki and His Polish Friends pun sukses tampil di Polandia, dan mendapat tawaran bermain di banyak panggung jazz, di Polandia. Salah satunya di Krakow’s All Souls Jazz Festival, festival jazz tertua di Eropa. Selain itu, mereka juga berhasil menyuguhkan gelaran konser di Odessa, Ukraina, dalam rangka memeriahkan UNESCO International Day of Jazz pada 26 April dan di Bratislava pada 27 April tahun lalu.

Piotr Checki
Piotr Checki

Musik yang ditampilkan memang berbeda dari biasanya. Seperti lagu ketiga, lagu tradisional “Gambang Suling” pun kemudian disulap menjadi bunyi-bunyian yang unik dan menarik. Meskipun suling Sunda cukup mendominasi, rasa jazz-nya masih sangat terasa.

Dwiki dalam kesempatan dibelakang panggung menyampaikan bahwa lagu Gambang suling akan termaktub dalam album Dwiki Dharmawan Australia-Indonesia Jazz Connection.

Menyusul berikutnya komposisi “Janger” khas Bali dan lagu baru “Frog Dance” yang menyertakan gitaris Dewa Budjana menambah suasana.

Penari Topeng, Uum Sumiati baru bergabung pada komposisi baru milik Dwiki bertitel “Pasar Klewer”. Berganti-ganti karakter, para musisi merespon setiap gerakan yang ditampilkan. Namun sayangnya, hanya ini satu-satunya penampilan Penari Topeng dalam tajuk pertunjukan “Topeng Jazz” ini.

Adam Golicki
Adam Golicki

Dwiki juga menginformasikan bahwa komposisi “Frog Dance” dan “Pasar Klewer” direkam secara Live at Potters Field London dalam Album Pasar klewer bersama sejumlah musisi jazz top dari Inggris antara lain Yaron Stavi (Acoustic Bass), Gilad Atzmon (sax), Asaf Sirkis (drums), Nicolas Meier (guitar), Boris Salvodeli (vocal – Italia), Mark wingfield (guitar) dan penambuh gamelan Southbank, Aris Daryono.

Lagu penutup penampilan Dwiki malam itu adalah komposisi yang termaktub dalam World Peace Orchestra, yaitu Numfor. Drummer Adam Golicki beroleh kesempatan menampilkan permainan solonya pada lagu pamungkas. Pertunjukan berdurasi lebih dari 60 menit ini terasa sempurna.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker