Jak Jazz Festival

Emerald BEX di Panggung Djarum Super Mild JakJazz 2012

Suasana stage 4 JakJazz 2012 nampak lengang, tanpa hiasan lighting seperti di stage lainnya. Sekitar pukul 20:00, stage mulai aktif, nada fusion terdengar, seperti magnet, orang mulai berdatangan. Tebak siapa yang membawa kita menuju Jepang, dan membawa fusion khas Casiopea? Emerald BEX, band yang beranggotakan Roedyanto (bass), Morgan Sigarlaki (Guitar), Iwang Noorsaid (Keyboard & Synthesizer) dan pemain tamu M. Iqbal (drums) – yang juga tampil bersama Trisum – membuka penampilan mereka dengan progresi jazz+fusion yang indah dalam lagu berjudul “11 Juli”. Dominasi lead dalam gitar dan keyboard, menghiasi stage 4 bersama Emerald Bex dari total 6 lagu yang mereka bawakan.

Di lagu “Para Dewa”, Emerald Bex mengajak kita berbicara bersama nada, di lagu ini, nuansa arabic-progressive-metal. Tampak di lagu ini, masih sama dengan lagu-lagu sebelumnya, dominasi gitar dan keyboard, seperti tak mau kalah, Riyandi Andaputra dan Roedyanto unjuk skill, diantara permainan gitar dan keyboard yang apik, hentakan drum dan detuman bass juga menggema di stage 4 JakJazz malam itu.

Emerald BEX sangat lihai membawa kita dalam deskripsi malam itu, seperti membawa kita dalam sebuah scene film dengan muscle-car Amerika. Dengan synthesizer yang kental juga membawa kita seperti terhipnotis dance-tone saat Iwang Noorsaid memperlihatkan kepiawaiannya memainkan synthesizer. Para penonton dibuat seperti “berhitung” ketika para personil Emerald BEX memainkan odd-time signature, yang entah disengaja atau tidak.

Ditengah pertunjukkan, Roedyanto, pemain bass Emerald BEX angkat bicara. Ia menjelaskan tentang apa itu Emerald BEX, lagu-lagu mereka bawakan, dan juga tentang mereka ke depannya. Dalam pertunjukkan mereka malam itu, Roedyanto menjelaskan bahwa dari total 6 lagu, ada lagu yang berjudul “Mendaki Langit”, lagu yang akan hadir di album Emerald BEX yang menurut Roedyanto akan rilis 2 bulan lagi.

Emerald BEX malam itu membawa semua yang ada di stage-4 “Mendaki Langit” tanpa harus beranjak terpana di susunan bangku yang berbaris di depan stage 4. Penampilan tanpa vokal itu tergantikan oleh nada yang berbicara. Good Job, Emerald BEX!

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker