Interview

Wawancara dengan Iwan Abdie

Iwan Abdie adalah personil Bali Lounge yang kini merilis album perdananya berjudul Brand New Day. Kami mewawancarainya untuk mengetahui konsep dan cerita dibalik album tersebut: Berikut petikannya:

WartaJazz: Jelasin konsep album mu dong?
Iwan Abdie: Album Brand New Day adalah album ceritaku dari awal sampai tahap pencapaian solo album. Jadi lebih ke cerita dan kasih spirit/ semangat bahwa apa yang kita impikan dengan doa dan perjuangan semuanya mungkin. Terjelaskan dalam syair dan musik yang spiritable.
Bentuk cerita sengaja diterjemahkan dalam cinta atau hubungan dua orang supaya lebih tercerna ke seluruh lapisan pendengar dan penikmat musik. Tetapi dalam cover album semua terjelaskan

WartaJazz: Bisa ceritain Brand New Day maksudnya apa?
Iwan Abdie: Brand New Day adalah judul album solo saya yg pertama, kenapa Brand New Day? Saya berfikir bahwa album solo ini adalah pencapaian luar biasa yg harus saya syukuri. Artinya tak berhenti sampai disini, ini adalah langkah baru saya untuk perjuangan berikutnya. Sederhananya Brand New Day adalah semangat baru untuk perjuangan baru.

WartaJazz: Siapa aja yang diajak untuk menggarap album ini, berapa lama prosesnya hingga jadi CD ?
Iwan Abdie: 1 tahun sampai jadi CD. Alvin Lubis (MD), Echa Soemantri, Adhtya Pratama, Andre Dinuth, Ira Batti, dan beberapa musisi di album Bali Lounge2 (ada 3 lagu Bali Lounge2 yang dimasukkan di dalam album ini) Pada lagu Sudahlah habisi saja extended version selain musisi diatas kita kerjasama dengan Budi PM, dan Ilyas Muhadji

WartaJazz: Lagu apa yang dijagokan?
Iwan Abdie: Saat ini single pertama adalah Sudahlah(habisi saja) track ke 2 dari album Brand New Day
iwan abdie: alhamdulillah singhle ini sudah ada diposisi terbaik di radio2 tanah air, seperti Hard Rock FM, Mustang, Trax FM, dan lain2.

WartaJazz: Sudahlah Habisi saja itu cerita soal apa sih?
Iwan Abdie: Sudahlah (habisi saja) bercerita tentang hubungan pasangan yang sudah tak sehat. Kadang mengakhiri hubungan dengan tegas adalah baik daripada menggantungkan suatu hubungan. Pesan sesungguhnya yang ingin saya sampaikan adalah ketika kita terbentur pada suatu masalah jangan terpaku pada satu jalan keluar, masih banyak jalan keluar yang bisa kita temukan. Pantang menyerah.

WartaJazz: Lagu Ku Mau Kau Ada, gampang dikenali. Cerita soal apa sih lagu ini?
Iwan Abdie: Cerita tentang hubungan dua orang, putus, tapi kemudian sadar bahwa pasangan dia adalah soulmatenya. Tetapi sebenarnya saya cerita tentang keberadaan Tuhan dihati kita. Bahwa tiap kegiatan kita diperlukan niat yg baik dan Tuhan. Sehingga hasil pekerjaan kita manfaat.

Apa itu bakal jadi single ke dua?
Iwan Abdie: Respon ‘kumau kau ada’ sangat positif, bisa menjadi kemungkinan single ke-2, kami masih proses diskusi untuk ini.

WartaJazz: Komposisi lagu di album ini kan dikerjakan sendiri. Apa ini hasil mengumpulkan karya atau dikerjakan khusus dalam periode tertentu ?
Iwan Abdie: Kebanyakan kita bikin pada waktu masa produksi, artinya memang ada periode tertentu. Tetapi beberapa materi memang sudah ada bentuk mentahnya sebelum proses produksi berlangsung. Sejak 3 tahun setelah kontrak saya persiapkan beberapa materi yang mungkin bisa masuk di album ini.

WartaJazz: Itu artinya sejak 2007 ? atau 2008?
Iwan Abdie: 2007 saya kontrak, proses produksi pada 2009an. Karena memang ada beberapa hal sehingga proses produksi album solo saya baru bisa dikerjakan tahun tersebut

WartaJazz: Kendala apa yang dihadapi. Bukankah itu adalah tahun ketika Bali Lounge kedua merilis album dengan pergantian formasi cukup banyak?
Iwan Abdie: Lebih kepada program produksi label musik

WartaJazz: Bagaimana anda menilai personifikasi anda sendiri?
Iwan Abdie: Berawal dari pribadi yang tertutup, dan kurang percaya diri. Dengan belajar dari pengalaman hidup, bertemu dengan berbagai macam tipe manusia, masalah dan tuntutan hidup membuat saya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kepercayaan diri lebih baik, dan bijak dalam berbagai masalah. Insya Allah akan terus belajar lebih baik.

WartaJazz: Untuk membantu pemasaran apa rencana yg sudah dibuat?
Iwan Abdie: Saat ini lebih proaktif radio dan tv.


Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker