Fusion Jazz SurabayaKomunitas

KIAT C.TWOSIX JAZZ COMMUNITY MERAWAT JAZZ DI SURABAYA

Di Surabaya, konser musik jazz memang semakin jarang. Namun, geliat jazz tetap terasa di ‘kota buaya’ ini. “Jazz itu tidak akan pernah mati!” tegas Cak Rudi, pengelola C.TwoSix Jazz Community, yang bermarkas di Jl Medokan Ayu 3C/26 Surabaya. (Nomor rumah C-26 ini yang kemudian diangkat sebagai nama komunitas penggemar jazz di Kota Surabaya.) Kenapa jazz tidak mati? Menurut Cak Rudi, dukungan dari para members C-26 Jazz Community sangat besar. Selain membayar iuran sebesar Rp 25 ribu, para penggemar jazz aktif melakukan sosialisasi, baik di markas C-26 maupun di tempat tertentu yang telah disepakati.

“Dalam satu bulan terakhir ini kita selalu kumpul di kafe kawasan Raya Manyar Indah 25 Surabaya. Sekalian menikmati musik jazz yang dimainkan oleh teman-teman sendiri. Kebetulan banyak member C-26 yang bisa main jazz dengan baik,” tambah Ning Sari. Pengurus C-26 Jazz Community ini tak lain istri Cak Rudi, dedengkot dan pendiri C.TwoSix Jazz Community. Kafe sederhana tempat kumpul-kumpul setiap Jumat malam ini pun ternyata milik anggota komunitas. Setelah dirundingkan bersama beberapa pengurus inti, disepakati untuk menggelar live event khusus untuk komunitas. Menurut Ning Sari, even ini dalam rangka sosialisasi musik jazz, khususnya untuk kalangan mahasiswa.

“Mahasiswa-mahasiswa ternyata sangat antusias. Dan kita usahakan agar mereka tetap mencintai jazz. Jangan sampai lepas,” kata Ning Sari seraya tertawa kecil. Antusiasme anggota komunitas, ditambah kalangan ‘peninjau’ seperti mahasiswa jelas sebuah fenomena yang layak dirawat. Namun, di sisi lain, pengurus C-26 seperti Cak Rudi dan Ning Sari kewalahan karena kapasitas kafe alias arena live event dirasa kurang memadai. Karena itu, “Kita akan evaluasi lagi. Mungkin setelah tiga kali main di Manyar Indah, kita beralih ke tempat lain,” kata Ning Sari.

Yang jelas, sosialisasi jazz di kafe ini sedikit banyak telah memunculkan bakat-bakat baru di jazz Surabaya. Salah satunya Bagus, anak muda berusia 20-an tahun. Saksofonis muda ini selalu ditunggu-tunggu anggota C-26 karena penampilannya yang luar biasa di usia yang tergolong ‘hijau’. “Saya terkejut sekali waktu pertama melihat Mas Bagus ini main saksofon. Dia ternyata main (jazz) mainstream, bukan nomor-nomor yang disukai anak muda seperti fusion atau acid jazz,” puji Yuni Kamaya, penyiar Radio Star FM, yang bermarkas di Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Barto, pengurus C-26 Jazz Community–yang belakangan mendampingi Yuni Kamaya sebagai pengasuh acara jazz di Star FM–mengatakan, Bagus merupakan murid maestro jazz kita, Bubi Chen. Karena itu, tidak aneh kalau dia mampu memainkan nomor-nomor jazz mainstream dengan sangat bagus, sesuai dengan namanya.“Soul-nya sangat terasa sekali. Mungkin itu tak lepas dari (maaf) penglihatannya yang agak kurang. Orang-orang seperti ini memang punya soul musik yang luar biasa,” ujar Barto. Kamis (23/2) malam, Barto secara khusus membahas be-bop di Star FM selama dua jam penuh.

Masih menurut Barto, selain Bagus, ada lagi beberapa anak muda yang memperlihatkan bakat besar di musik jazz. Karena itu, Barto optimistis pemusik jazz akan terus mengalami regenerasi, tumbuh, berkembang, menurut zamannya. Sehingga, kita tidak perlu khawatir jazz bakal hilang dari Surabaya, apalagi Indonesia. Mengisi program jazz di Radio Star FM, kemudian menggelar live event setiap pekan di kafe, merupakan kiat pengurus C-26 Jazz Community untuk merawat komunitas penggemar jazz di Kota Surabaya dan sekitarnya. Menurut Ning Sari, rencana dan program sih sudah banyak dibuat oleh pengurus maupun members C-26 untuk menghidupkan musik jazz di Surabaya dan Jawa Timur umumnya. Namun, kesulitannya lagi-lagi terbentur di sponsor atau penyandang dana. “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pihak yang mau men-support musik jazz di Surabaya,” harap Ning Sari.

Related Articles

2 Comments

  1. bagaimana cara bergabung kedalam komunitas jazz di surabaya ini?
    apakah ada batas umur dan ketentuan tertentu?
    saya hanya penikmat musik jazz dan tidak bisa bermain musik jazz…

  2. Assalamualaikum…. saya dari Sidoarjo… saya ingin bergabung komunitas jazz… bagaimana caranya ya? saya penikmat musik jazz dan ingin belajar musik jazz. terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker