News

CHICK COREA – EXPRESSIONS

Mungkin bagi teman-teman pembaca yang belum mengetahui, Chick Corea memang bukan untuk pertama kalinya melakukan rekaman solo piano ini. Paling tidak dapat dijumpai dalam albumnya yang berjudul ‘Piano Improvisation Vol. 1 & 2’, ‘Delphi Vol. 1 & 2’ dan ‘Children Songs’ atau di beberapa album lain yang tidak secara khusus bermain solo piano.

Sebagaimana disampaikan sendiri dalam sebuah pernyataanya bahwa di sela-sela kesibukannya rekaman dan tour keliling dunia bersama kelompoknya Elektrik Band II, Chick Corea selalu memanfaatkan waktu untuk “memanasi kembali” ekspresi orisinil dengan bermain solo piano di panggung atau rekaman di studio. Di dalam tulisan pengatar album ini, Chick Corea menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pemain piano yang mengagumkan, sekarang maupun masa lalu yang telah membantu mempertahankan tradisi musik piano tetap hidup. Dari sesama pemain piano dan bukan pemain piano dalam bidang musik jazz, musisi besar di luar musik jazz maupun para aktor Hollywood kawakan juga turut dia sebutkan. Dari Bela Bartok sampai Robert De Niro. Secara khusus juga dia membuat komposisi yang berjudul ‘Blues For Art’ dan menyebutkan bahwa album ini dipersembahkan untuk pemain piano legendaris musik jazz yang buta, Art Tatum.

Paling tidak dalam album ini Chick Corea terinspirasi oleh seniman-seniman besar di atas. Sejak dari para seniornya, Art Tatum, Bill Evans atau teman seangkatannya, Keith Jarrett, melakukan solo piano merupakan bagian “kontemplasi” yang orisinil dan cara mengungkapkan ekspresi yang paling pribadi. Secara teknis, alasan ini bisa dipahami , karena hampir semua bagian yang biasanya dibantu oleh pemain bass dan drum misalnya, diambil alih tugasnya oleh pemain piano itu sendiri. Jadi memang bagian rhythm, melodi dan nantinya harmonisasinya dikendalikan oleh satu orang saja…

Rupanya Chick Corea dalam kesempatan ini ingin membagikan perasaannya yang paling dalam untuk pendengar semua, paling tidak selama kurang lebih 15 tahun tidak dia lakukan. Hampir semua lagu yang dibawakan dalam album ini adalah lagu standar karya komposer ternama. Dan pada masing-masing lagu dia membawakannya dengan serius tapi santai dengan ciri khas gaya permainan Chick Corea yang kental, outside chord. Kemungkinan ada usaha dia untuk membuat lagu-lagu tersebut lebih komunikatif bagi pendengarnya. Sebagai contoh lagu ‘Smile’ dan ‘Lush Life’. Dengan memberikan porsi yang lebih di tangan kirinya yang biasanya hanya sebagai rhytmn, dalam lagu-lagu tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menjadi dinding melodi yang riang. Dia juga menampilkan komposisinya sendiri yang diambil dari album lamanya ‘My Spanish Heart’ yang berjudul ‘Armando’s Rumba’ dengan sedikit aransemen yang berbeda dan lebih menonjolkan rasa humornya. Banyak pengamat musik jazz yang menilai bahwa dari sisi corak permainannya pada awalnya banyak dipengaruhi Thelonious Monk dan Bud Powell, dan tidaklah meleset pendapat itu. Dalam kesempatan ini (sering juga dalam kesempatan yang lain) membawakan 2 komposisinya Monk yaitu ‘Monk’s Mood’ dan ‘Pannonica’ yang dibawakannya penuh penjiwaan.

Kenyataannya kalau itu memang ekspresi pribadi dari Chick Corea memang betul. Namun kalau kita mendengarkan dari pemain piano yang lain, tentunya penilaian itu akan mempengaruhi hasil akhirnya. Sikap “individualistik”-nya sepertinya kurang setotal Robert De Niro dalam film ‘Godfather II’, ‘Raging Bulls’ atau mendengarkan solo piano dari rekannya, Keith Jarrett yang memang sebuah alat piano itu bagi dia merupakan alat bantu dalam berkontemplasi sehingga memunculkan energi inti pemain yang orisinil. Dan kontemplasi itu tidak akan ada batasnya kalau memang dikejar terus.

Album ini, kalau saya melihat adalah termasuk album yang paling serius dikerjakan oleh Chick Corea sejak tahun 1986. Dalam kesempatan ini ia tertinggal oleh rekan-rekannya tersebut. Lebih sayang lagi kalau kita tidak dapat mengikuti album Chick Corea akhir-akhir ini yang dipersembahkan untuk Bud Powell dan reuni duetnya dengan Gary Burton yang keduanya rekaman Concord.

CHICK COREA – EXPRESSIONS
(1994, GRP)

Komposisi:
1. Lush Life (Strayhorn) – 6:29
2. This Nearly Was Mine (Hammerstein/Rodgers) – 3:32
3. It Could Happen to You (Burke/VanHeusen) – 3:35
4. My Ship (Gershwin/Weill) – 3:18
5. I Didn’t Know What Time It Was (Hart/Rodgers) – 4:05
6. Monk’s Mood (Monk) – 5:33
7. Obilivion (Powell) – 3:46
8. Pannonica (Monk) – 6:05
9. Someone to Watch over Me (Gershwin/Gershwin) – 5:59
10. Armando’s Rhumba (Corea) – 4:18
11. Blues for Art (Corea) – 4:48
12. Stella by Starlight (Washington/Young) – 4:34
13. I Want to Be Happy (Caesar/Youmans) – 4:50
14. Smile (Chaplin/Parsons/Turner) – 2:32

Musisi :
Chick Corea :
Solo piano

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker