News

FRANZ KOGLMANN – VENUS IN TRANSIT


Between The Lines btl 016

Komposisi:

Buy this album 1. Pardon, ist da noch frei
(I Wanna Be Loved By You) 5:10
2. Uberstorung 3:54
3. Eigentlich bin ich Hautarzt 1:16
4. Ist das ansteckend ? 2:04
5. casta Diva 3:24
6. Danke, Frau Hofrat 0:35
7. Mit dabei, sein 0:35
8. So rurh’ ich um mit meinem Sabel 1:45
9. Alois! – Wir entkommen ihm nicht 0:32
10. Vorarlberger Schuhgroßhändler
(Some Like A Hot) 3:28
11. Toni, du Dodi 1:58
12. Kreta 3:00
WAHLVERWANDTSCHAFTEN
13. LA, Case Study House 10:30
14. Urania, Wien 4:47
15. Maison a Bordeaux 6:43
16. EPILOG 2:13

Musisi :
Franz Koglmann : Trumpet
Chris Speed : Tenor saxophone. Clarinet
Michael Rabinowitz : Bassoon
Mat Maneri : Viola
David Fiuczynski : Guitar
Peter Herbert : Bass
John Mettam : Coctail Drums, Percussion
Wolfram Igor Derntl : Vocal


Beli Album ini
Album ini merupakan gabungan dari tiga bagian dari sebuah musik teater. Dapat dilihat pada bagian pertama merupakan komposisi persembahan untuk Marilyn Monroe (coba lihat saja cover album ini), karya-karya arsitekturnya Goethe dan pada bagiannya adalah akhir sebuah improvisasi kolektif secara singkat. Pada bagian pertama, ada semacam komposisi tematik yang muncul melalui suatu tempat di antara karya-karya opera dan drama. Bentuk-bentuk kolase musikal ini merepresentasikan sebuah wacana tubuh sebagai kancah pertempuran untuk kepentingan dunia yang secara konstan kehilangan makna-maknanya. Mempertimbangkan track records para musisi pendukungnya kurang lebih merupakan kolaborasi antara romantisme Eropa dan downtown New York. Masing-masing musisi menampilkan gayanya yang unik dengan latar belakang berbagai pengalaman mereka yang menantang batasan-batasan gaya musikal.

Namun tanpa disadari konsep ini dalam prakteknya sedikit banyak berpengaruh pada keluasaan dalam menjelajahi wilayah ide-ide itu sendiri. Dalam sebagian aspek yang tersirat dalam durasi masing-masing komposisi yang sebagian besar tidak lebih dari empat menit, sekalipun hal sangat sewenang-wenang kalau dijadikan satu-satunya penentu. Peran Fiuczynski membantu untuk memberikan wajah musik ini dengan berbagai ekspresi mimik. Barangkali ini terjadi karena Speed, Rabinowitz, Maneri dan Koglmann sendiri larut dalam kesuraman emosi yang terbawa dalam menampilkan karya-karya ini. Persoalaannya muncul ketika tidak ada Ada beberapa komposisi yang barangkali membuat kita dapat lebih segar lagi (atau karena lebih “jazz oriented?”), dalam ‘Pardon, ist da noch frei (I Wanna Be Loved By You)’, ‘Vorarlberger Schuhgroßhändle (Some Like A Hot)’ dan ‘Maison a Bordeaux’.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker