News

RAY ANDERSON POCKET BRASS BAND – WHERE THE HOME IS


Enja Records ENJ-9366

Komposisi:

Buy this album 1. Bimwa swing 09:21
2. The Alligatory Abagua 11:02
3. The Mooche 10:25
4. I Mean You 05:14
5. Where Home 05:01
6. Peace In Our Time 09:06
7. The Pineapple Rag 09:24

Musisi :
Ray Anderson : Trombone
Lew Soloff : Trumpet
Matt Perrine : Sousaphone
Bobby Previte : Drums


Beli Album ini

Kalau kita ingat masa-masa kurang lebih seratus tahun yang lalu dimana sebagian besar fungsi trombone dalam kelompok-kelompok brass band di New Orleans populer dengan istilah tailgate. Trombone sebagai penjaga ritmik sekaligus pemberi aksentuasi terutama dalam nada-nada rendah atau sebagai perantara antara improvisasi pemain trumpet dan klarinet. Namun itu dulu. Album ‘Where Home Is’ merupakan upaya trombonis modern (postmodern juga?) Ray Anderson untuk mengingatkan kembali dari mana jazz berasal, terutama dalam tradisi brass bandnya. Tentunya juga dengan semangat yang lain. Ray bersama Pocket Brass Band-nya ini barangkali memang menjadi sebuah nama proyek khusus yang mengeksplorasi gaya brass band ke dalam bentuk yang lebih maju dan modern dalam formasi quartet. Sekalipun mereka terinspirasikan gaya brass band yang notabene sudah menjadi tradisi klasik tersebut namun yang jelas sangat kuat terikat dengan karakter dan gaya permainan masing-masing individu dalam kelompok ini. Ray memang lain daripada yang lain, tidak mengekor dari para pendahulunya. Dia belajar dengan semua gaya permainan trombon dalam tradisi musik jazz. Kemampuannya sangat ekspresif dan radikal. Erangan yang dramatis, jago slidding, distorsi nada sering kali menghiasi gayanya. Selain itu, cukup mengherankan pula bahwa dia mempunyai tingkat kontrol yang mantap.

Dalam kontek album ini, pencampuran hal-hal yang bersifat tradisional dan modern lebih menonjol dan masing-masing wilayah masih tercium jejaknya. Peran sousaphon rupanya lebih banyak menggantikan peran trombon yang memberikan penekanan aksen ritmik. Sedangkan trombone dan trumpet bisa lebih leluasa berlari ke mana saja. Lew Soloff dengan penguasaan teknik yang tinggi dan jangkauan nada-nada yang brilian menjadi semacam intercourse yang seimbang. Bobby Private lebih terasa sebagai pelengkap saja. ‘The Mooche’ dari Duke Ellington tampil dengan elegan. Aransemen yang unik juga terdengar melalui komposisinya Thelonious Monk ‘I Mean You’ dan milik Scott Joplin ‘The Pineapple Rag’. ‘Where Home Is’ yang mencekam dan dramatis. Bisa dijadikan sandingan Air Lore-nya Henry Threadgill yang beberapa waktu terakhir ini menghilang di pasaran. Recommended.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker