News

PENTAS JAZZ OKTOBER/NOVEMBER: VANDOORN ‘UNCOVERED’ INDONESIA

Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia sungguh beruntung. Kali ini giliran duet Ineke van Doorn (vokal) dan Marc van Vugt (gitar) asal Belanda akan hadir. Tidak hanya itu, saksofonis dari Inggris, Andy Sheppard juga akan tampil menemani duo ini manggung. Duet plus ini rencananya akan tampil di Erasmus Huis, Jakarta (31/10) mulai pukul 19.30, dan tidak dipungut biaya.

Duet ini juga dijadwalkan manggung di Semarang (1/11) dan Kota Kembang, Bandung (2/11). Setelah itu mereka akan memeriahkan pesta perak 25th Jazz Goes to Campus (3/11) di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Depok. Kenapa hanya duet?, karena Andy Sheppard harus kembali ke Inggris dan manggung di NT Hull pada tanggal 3 November 2002.

***

Ineke van Doorn dan Marc van Vugt merupakan pasangan yang istimewa. Ineke Van Doorn merupakan seorang vokalis yang dideskripsikan sebagai “Adventurer among the Dutch Singers”. Ia mendirikan sebuah quartet bernama Vandoorn yang dipimpinnya bersama sang gitaris Marc van Vugt. Mereka telah bertahun-tahun tampil bersama. Nomor yang kerap dibawakan merupakan sejumlah komposisi pop dan jazz standard selain beberapa reportoar baru.

Penghargaan Edison Jazz Award yang diterimanya untuk cd “Love is a Golden Glue” bersama pemain trompet kenamaan Belanda, Eric Vloeimans dinilai menarik karena improvisasi yang intuitif, penuh dengan kejutan dan fantasi, yang secara spontan memainkan peranan yang penting.

Mereka kerap tampil sebagai tamu tetap dalam berbagai festival jazz seperti Texaco New York Jazz Festival, EBU Jazz Festival di Wina dan North Sea Jazz Festival di Belanda. Ineke van Doorn juga dikenal sebagai penulis lirik pernah menjadi finalist Pall Mall Swing Award. Sementara Marc van Vugt pernah mendapatkan Centraal Beheer Art Promotion Prize ditahun 1986.

Vandoorn sendiri telah merilis 5 album. “The Question is Me”, “President for Life”, “Four Brothers”, “Love is A Golden Glue” dan “Uncovered” – album terbaru yang dirilis tahun 2002 via label Timeless Records dengan menghadirkan duet Van Doorn/Van Vugt bersama saksofonis Paul van Kemenade yang pernah mengunjungi Jakarta tahun 2000 lalu.

***

Sementara Andy Sheppard adalah seorang tamu istimewa dari Paris. Ia memang menetap dikota yang terkenal dengan romantismenya itu. Di sini ia bekerja pada band Lumiére dan Urban Sax.

Ia pernah tampil dengan berbagai kelompok musik dari komposer-komposer terbaik setelah Perang Dunia kedua seperti Gil Evans, Han Bennink, Steve Lodder, Steve Swallow, George Russell, Carla Bley dan Nana Vasconcelos. Tak hanya sampai disitu eksplorasinya dimusik membawanya bekerjasama dengan musisi dari berbagai negara. Sebutlah Keith Tippett, Shankar, Michael Mantler, Alex Balanescu dan Ernst Reijseger.

Andy juga telah menerima banyak penghargaan, misalnya berturut-turut menjadi Best Instrumentalist Award tahun 1988, Best Album and Best Instrumentalist pada 1989 dan British Big Band Award ditahun 1990.

Beberapa album yang telah dirilisnya antara lain, “Dancing Man & Woman” (2000), “Soft on the Inside”(1990), “Introductions in the Dark” (1989) dan “Andy Sheppard” (1988).

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker