News

MISTAKEN IDENTITY – WONDERING – THE MUSIC OF STEVIE WONDER

MISTAKEN IDENTITY – WONDERING – THE MUSIC OF STEVIE WONDER
Identity Records & MO’ Music

Komposisi:
1. Higher Ground 5:59
2. Pasttime Paradise 4:56
3. If She Breaks Your Heart 6:03
4. Master Blaster 4:20
5. Another Star 5:35
6. He’s Misstra Know-it-all 5:57
7. Fun Day 4:56
8. Free 4:03
9. For Once In My Life 4:55
10. Please Don’t Go 4:58
11. Part Time Lover 4:51

Musisi :
Steve Sedergreen : Piano
Mal Sedergreen : Tenor, alto & soprano saxophone
Toby Mak : Trumpet
Mat Clohesy : Acoustic bass
Danny Fischer : Drums (track 1,2,6,7,11)
Andrew Gander : Drums (track 4,5,9,10)
David jones: Drums (track 3,8)
Eric Budd : Trombone (track 4, 10)
Steve magnusson : Guitar (track 4)
Paul Williamson : Vocal (track 4)
Dua musisi jazz bersaudara dari Australia, pianis Steve Sedergreen dan saxophonist Mal Sedergreen dengan grupnya yang diberi nama Mistaken Identity merilis album barunya sebagi tribute to Stevie Wonder yang diberi titel “Wondering – The Music of Stevie Wonder” . Dalam khasanah musik jazz sudah tidak asing lagi para musisinya banyak mengambil lagu-lagu pop yang kemudian diaransemen dalam musik jazz dan beberapa bahkan sudah menjadi lagu jazz standard, bagi pakar musisi jazz generasi baru tentu saja mereka juga banyak mengambil dari lagu-lagu pop era sekarang dan salah satunya adalah dari penyanyi dan komposer jenius Stevie Wonder seperti yang dilakukan oleh Mistaken Identity.

Meskipun mereka mengambil materi dari karya-karya Stevie Wonder kemudian diinterpretasi atau diaransemen dalam musik jazz tetapi ada yang unik dan istimewa yang dilakukan oleh mereka, yaitu mereka memilih materi-materi yang sangat berhubungan dengan musik jazz, mereka menemukan bahwa beberapa komposisi dari Stevie Wonder ternyata banyak juga dipengaruhi oleh para musisi jazz seperti John Coltrane, Miles Davis, Pharoah Sanders, Herbie Hancock, Billy Harper dll, mereka juga menemukan bahwa musik Stevie juga banyak mempengaruhi paar musisi lain seperti Sting.

Berpijak dari situ mereka kemudian memilih materi dan mereka memasukan “lick” phrase-phrase dari musisi yang mempengaruhi atau terpengaruh lagu tersebut dalam aransemen mereka. Misalnya di lagu “If She Breaks Your Heart” di intronya kita dapat mendengarkan lick dari intro lagu “Maiden Voyage” milik Herbie Hancock , di “Another Star” permainan saxophone pada intronya memainkan melodi dari lagu “Roxane” milik Sting, intro dan harmonisasi pada lagu “Fun Day” sangat khas dengan gaya afro-latin jazz dari Pharoah Sanders atau pada “For Once in My Life” diman kita dapat mendengarkan “Flamenco Sketches” dari Miles Davis pada lagu ini. Hal inilah yang membuat album ini unik dan mereka tidak hanya sekedar mengransemen kemabli tapi juga seolah sekaligus “meneliti” dan “membedah” karya-karya Stevie Wonder, ditambah lagi permainan dari kedua bersaudara ini juga cukup rapi dan bagus, baik dalam harmonisasi maupun improvisasi dan kadang mereka memasukkan beat-beat latin atau bahkan soul dan R&B pada beberapa lagu yang dianggap tepat dan sesuai dan bisa jadi album ini merupakan sumbangan kecil bagi musik jazz maupun musik pop dimana mereka menemukan suatu relasi dari keduanya. (Ajie/*/WJ)

Link terkait:
Mistaken Identity Website
Beli album Mistaken identity

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker