NewsProfile

SHIRLEY HORN – KELUARGA DAN JAZZ

Shirley Horn - Photo © Larry Busacca
Shirley Horn - Photo © Larry Busacca

Wanita yang lahir 1 Mei 1934 di Washington DC ini mulai belajar bermain piano sejak berusia empat tahun. Setelah lulus dari Howard University, Shirley membentuk trio pertamanya di tahun 1954 dan ia diyakinkan untuk bermusik oleh Miles Davis dan Quincy Jones di awal tahun 60-an. Shirley merekam tiga album selama tahun 1963 sampai 1965 untuk Mercury dan ABC/Paramount. Shirley tetap tinggal di sekitar washington DC dan hidup berkeluarga dibanding mengejar karir bermusiknya.Sebagai seorang pianis bertalenta dan penyanyi balada yang unggul, Shirley Horn baru menarik perhatian lewat kesuksesannya yang tertunda tatkala berusia 50 tahunan.

Kelompok musiknya sendiri mulai eksis di pertengahan tahun 50-an. Dan diawal tahun 60-an, Shirley merekam beberapa kesempatan untuk Mercury Records, terkadang juga untuk perusahaan dengan musisi bop terkenal. Selama beberapa tahun, Horn menghabiskan waktunya di Eropa dimana penampilanya yang berorientasi ke musik kabaret berjalan tidak begitu baik. Ketidakhadirannya di Amerika Serikat seakan semakin menyembunyikan talentanya dalam bermusik. Meski demikian, setelah mengambil waktu tambahan untuk keluarganya sendiri, kembalinya Horn ke studio rekaman di tahun 80-an memperbaiki semuanya itu.

Awal tahun 80-an, Shirley mulai bergabung dengan perusahaan rekaman SteepleChase – namun terobosan terbesarnya adalah di tahun 1987 tatkala Shirley mulai membuat rekaman untuk Verve, suatu perusahaan yang memproduksi rekaman seperti, “I Remember Miles” di tahun 1998 dan “You’re my Thrill” di awal tahun 2001. Dibawah Verve ini, Shirley merilis pula “May The Music Never End”, “Jazz ‘Round Midnight”, “Loving You”, “I Love You, Paris” dan beberapa album lainnya.

Meski cara bermain piano Horn termasuk sangat baik tetapi perhatian terbesar pada setiap penampilannya tetap pada cara bernyanyi Horn yang atraktif. Dengan gayanya yang khas – yang dapat mengintepretasikan lagu-lagu terbaik dari the Great American Song Book – Horn terus tampil memukau dan hal ini membuahkan hubungan yang berharga dengan Verve Records.

Albumnya di pertengahan tahun 90-an, The Main Ingredient, merupakan suatu konsep bermusik yang menarik. Horn menciptakan suasana jam session yang rileks dengan cara mengundang para musisi yang akan ber-jam session tersebut untuk singgah di rumahnya. Selama lima hari, yaitu waktu yang dibutuhkan untuk merekam album tersebut, Horn selalu menyiapkan makanan untuk para tamu rumahnya, yaitu musisi yang ber-jam session dalam albumnya.

Beberapa penyanyi jazz punya gaya yang sangat memukau, seperti dengan gaya scat singing dan kecepatan bernyanyi serta sound yang besar/keras. Tapi berbeda dengan Shirley Horn. Gayanya bernyanyi selalu santai. Hal itulah yang memukau para pendengarnya selama 50 tahun. Ia muncul di usia yang sama dengan usia beberapa penyanyi jazz ternama seperti Billie Holiday, Ella Fitzgerald, Betty Carter, Carmen McRae dan Sarah Vaughan. Masa-masa mereka telah berlalu tapi masa Shirley Horn belum berlalu.

Di usia 68, Horn tetap bemain piano dengan caranya yang unik dan memikat seakan mencintai benar lirik lagunya. Miles Davis menemukan Horn tatkala Horn masih muda/remaja, bernyanyi di sebuah bar di Washington DC. Miles Davis pernah berkata bahwa ia tidak akan masuk ke Village Vanguard, sebuah tempat pertunjukan musik jazz terkenal di New York, bila Shirley Horn tidak bersedia tampil bersamanya disana.

Itulah Shirley Horn dengan gayanya yang unik, indah dan santai. (*/Lalo/WartaJazz.com)

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker