NewsProfile

TONINHO HORTA

Biography oleh Danny Hais

Gitaris, komposer dan vokalis, Antonio Mauricio Horta De Melo atau lebih dikenal sebagai Toninho Horta, mungkin adalah sebuah nama asing bagi kebanyakan pecinta musik jazz di tanah air. Tetapi di Brasil, Amerika, ataupun Jepang, nama Toninho Horta mempunyai tempat tersendiri di kalangan pecinta jazz. Musisi dari Brasil ini mempunyai warna permainan yang unik, orisinil, dengan harmonisasi yang tiada duanya di antara pemain gitar jazz lainnya. Komentar gitaris kondang Lee Ritenour “Toninho’s incredible because he doesn’t play licks” (Permainan Toninho luar biasa karena dia tidak bermain “Licks”).

Lahir di kota Belo Horizonte, negara bagian Minas Gerais, pada tahun 1948, Toninho tidak pernah belajar musik secara formal. Kakak nya Paulo, adalah seorang pemain bas dan memiliki banyak koleksi piringan hitam musisi Amerika. Sewaktu dia berumur antara 10-13 tahun, Toninho mulai menyukai orkestrasi dengan mendengarkan musik dari Stan Kenton, Nelson Riddle, Stan Getz, dan Ella Fitzgerald. Selain itu dia juga banyak mendengarkan musisi Brasil seperti Baden Powell, Chiquito Braga, João Gilberto, dan Jorge Ben. Baru pada usia 15 tahun Toninho mulai bermain gitar elektrik setelah mendengarkan musik dari Wes Montgomery, Barney Kessel dan Tal Farlow.

Dengan 12 album solo dan pengalaman bermain dengan first-class world musician, sudah pantas bila Toninho mendapat julukan Ambassador of the Brazilian jazz. Gaya permainannya bukan sekadar mengandalkan “speed”, tapi bagi dia harmonisasi yang bagus adalah obyektivitasnya. Tidak heran bila sewaktu mendengarkan permainan Toninho kita terpesona oleh chord progression yang kompleks tapi terkesan familiar meskipun belum pernah kita dengar sebelumnya.

Debut Toninho sebagai professional musician dimulai sewaktu mengiringi vokalis / komposer terkenal, Milton Nascimento, pada pertunjukan perdananya di kota Rio De Janeiro pada tahun 1970. Milton yang sangat terkesan dengan permainan Toninho sekali lagi mengajaknya untuk bergabung pada pembuatan double-album “Clube da Esquina” (Corner Club) yang di rilis pada tahun 1972. Penjualan album ini ternyata meledak dan menjadikan setiap musisi pendukung pada album ini dilirik oleh produser musik saat itu.

Pat Metheny dan Lyle Mays sendiri mengakui sangat terkesan oleh album Clube da Esquina dan banyak mempengaruhi permainan maupun komposisi mereka setelah itu. Komposisi seperti San Lorenzo, Phase Dance, album Watercolors, album Travels adalah contoh yang jelas. Pat banyak belajar harmonisasi dari Toninho, tapi Toninho juga banyak belajar tehnik improvisasi dari Pat Metheny. Saat ini mereka bersahabat karib. Komentar Pat mengenai permainan Toninho “He writes chord progressions that defy gravity, moving up when you they are going down… He plays such great voicings with such cool time feel.” (Toninho menulis chord progression yang melawan hukum gravitasi, bergerak keatas sewaktu kita mengira chord nya akan bergerak kebawah… Dia bermain voicings yang sangat menawan di iringi rhythm yang indah”).
Diluar Brasil, Toninho Horta telah rekaman dan tur bersama:

Abraham Laboriel
– Airto Moreira
– Akiko Yano
– Andy Snitzer
– Astrud Gilberto
– Billy Drewes
– Billy Hart
– Billy Higgins
– Carol Steele
– Cliff Korman
– Danny Gotlieb
– Eliane Elias
– Flora Purim
– Gary Peacock
– George Duke
– Gil Evans Orchestra
– Gil Goldstein
– Idriss Boldriwa
– Jack Lee
– Jim Beard
– Joe Diorio
– Joe Pass
– Kenwood Denard
– Kenny Baron
– Larry Carlton
– Manhatan Transfer
– Mark Egan
– Miasawa e grupo “The Boom”
– Michael Franks
– Michael Gerber
– Mike Goodwick
– Nana Vasconcelos
– Omar Hakim
– Onaje Allan Gumbs
– Paquito De Rivera
– Pat Metheny
– Paul Sokolov
– Paul Zauner
– Phillip Catherine
– Randy Brecker
– Rudi Berger
– Russell Ferrante
– Sergio Mendes
– Steve Rodby
– Steve Thornton
– Takeshi Ito
– Toshihiro Nakanishi
– Victor Bailey
– Wallace Roney
– Wayne Shorter
– William Gallison

Di Brasil sendiri Toninho Horta telah membantu musisi :

– Aecio Flavio
– Alaide Costa
– Andrè Dequech
– Armando Marçal
– Beto Guedes
– Boca Livre
– Caetano Veloso
– Chiquito Braga
– Djalma Correa
– Dominguinhos
– Dori Caymmi
– Edu Lobo
– Eduardo Conde
– Elis Regina
– Emilio Santiago
– Esdras Ferreira
– Fafa de Belem
– Fernando Brant
– Gal Costa
– Halley Flamarion
– Hermeto Pascoal
– Jane Duboc
– Jaques Morelembaum
– Joao Bosco
– Joyce
– Leila Pinheiro
– Lena Horta
– Leni Andrade
– Leo Gandelman
– Lo Borges
– Luis Alves
– LuÌz Eça
– Marcio Borges
– Marcio Montarroyos
– Maria Bethania
– Marlene
– Mauro Senise
– Milton Nascimento
– Miucha
– MPB 4
– Nana Caymmi
– Nelson Angelo
– Nelson Ayres
– Nico Assumpçao
– Nivaldo Ornelas
– Paulo Braga
– Paulo Moura
– Peri Ribeiro
– Rafael Rabelo
– Raul de Souza
– Robertinho Silva
– Ronaldo Bastos
– Sebastião Tapajos
– Simone
– Tavinho Moura
– Tom Jobim
– Wagner Tiso
– Yuri Popoff

Ia juga berpartisipasi dalam CD “Guitar Tribute to BEATLES – COME TOGETHER”
memainkan lagu “She’s Living Home” bersama pemain gitar lainnya: Ralph Towner, John Abercombe, Steve Khan, Larry Coryell, Toots Thielemans, Mark Whitfild, Allan Holdsworth. (1993)

Pernah pula membuat Workshops di BERKLEE SCHOOL OF MUSIC (Boston – EUA), GUITAR INSTITUTE OF TECHNOLOGY (Los Angeles – USA) dan CONSERVATORY OF MUSIC (Graz – Austria).

Berikut ini daftar Solo Album yang pernah dirilisnya.

1. Terra dos Passaros (Brazil – 1980) DUBAS/WEA (Brazil – 1995)
2. Toninho Horta (Brazil – 1980) WORLD PACIFIC (USA 1989)
3. Diamond Land POLYGRAM/VERVE (USA – 1988)
4. Moonstone POLYGRAM/VERVE (USA – 1989)
5. Once I Loved POLYGRAM/VERVE (USA – 1992)
6. Durango Kid – Part I BIG WORLD MUSIC (USA – 1993)
7. Live in Moskow B & W RECORDS (England – 1994)
8. Qualquer do Cancao (with Carlos Fernando) WEA (Brazil – 1994)
9. Foot On The Road POLYDOR K.K. (JAPAN – 1994)
10. Toninho Horta & Joyce SHINSEI-DO (JAPAN – 1995)
11. Durango Kid – Part II BIG WORLD MUSIC (USA – 1995)
12. From Ton to Tom VICTOR (Japan – 1998)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker