News

JEFF KASHIWA MANGGUNG DI JAKARTA!

Nama Jeff Kashiwa memang lekat dan identik dengan grup fusion kenamaan The Rippingtons. Namun, saksofonis smooth jazz ini sudah cabut dari kelompok yang dimotor Russ Freeman tersebut tahun 1999 silam.

Jeff Kashiwa yang telah merilis dua album dibawah label Native Language masing-masing bertitel Another Doors Open dan Simple Truth, rencananya akan menghibur penikmat jazz Indonesia khususnya di Jakarta dengan melangsungkan konser mulai dari tanggal 4 hingga 9 Oktober mendatang di Jamz Pub & Resto.

Penampilan Jeff Kashiwa juga akan dibarengi Ivan Nestorman (Nera) dan Heri Sudayat (Romatic Four). Dalam release yang disampaikan Jamz kepada Wartajazz.com, Jeff Kashiwa akan tampil dalam 2 sesi setiap malamnya. Sesi pertama akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 wib. Sedangkan sesi kedua akan dimaulai dari pukul 10.15 hingga 11.45 wib.

Adapun harga tiket pertunjukan untuk umum, hari biasa sebesar Rp. 75.000/show, dan Rp. 100.000/show untuk akhir pekan. Sedangkan tiket untuk mahasiswa dan pelajar sebesar Rp. 50.000/show, dan Rp. 75.000/show untuk akhir pekan.

Bagi anda yang tertarik menonton acara ini, silakan menghubungi Jamz Pub & Resto, Kompleks Aston Hotel Sudirman, telepon 574-5670 atau 5745672-74.

***

Pada awal tahun 1999 banyak penggemar smooth jazz terkejut, ketika Jeff Kashiwa memutuskan hengkang dari The Rippingtons setelah sempat bergabung selama 10 tahun, untuk lebih mencurahkan perhatiannya dengan mengembangkan karirnya sebagai artis. Kenyataannya memang banyak pemain saksofon terkenal (akhirnya) memusatkan perhatian untuk bersolo karir. Sebelum bergabung dengan Rippingtons tahun 1989, dia sudah memimpin berbagai macam ansambel di berbagai klub diseputaran daerah Orange County, Kalifornia, dan dia banyak menghabiskan waktunya dengan jadwal tur dan rekaman yang ketat bersama the Rippingtons selain memimpin bandnya sendiri, Coastal Access. Dua buah album solo sebelumnya, “Remember Catalina” (1995) dan “Walk a Mile” (1997) mendapatkan kritikan dan sambutan pasar yang cukup bagus. Dan ini menjadi dasar yang sempurna untuk dikeluarkannya debut album “Another Door Opens” dibawah perusahaan rekaman Native Language, atau dapat dikatakan pula sebagai salah satu cara yang ditempuhnya untuk memasuki pasaran smooth jazz.

Jeff Kashiwa mulai bermain clarinet pada umur 10 tahun. Dia ingat, dua tahun kemudian saat melihat saksofon digunakan dalam bermain jazz, dan saat itu juga dia mengetahui kalau saksofon itu merupakan alat yang bisa dimainkan olehnya. ”Saya berpindah ke saksofon pada saat itu dan rasanya seperti magnet buat saya. Saya tidak sabar ingin bisa memainkannya”.

Permainan saksofon Kashiwa juga dapat didengar di berbagai soundtrack untuk film dan televisi, termasuk lagu tema untuk film “All My Children”, produksi ABC .Dia juga melakukan beberapa rekaman untuk bantuan amal dan komitmennya dalam pendidikan menjadikannya popular dibanyak sekolah dan universitas di seluruh dunia.

Perhatian dan dedikasi yang membuat Jeff Kashiwa menjadi salah satu bintang smooth jazz yang paling popular lebih dari sepuluh tahun terakhir. Ia senang membagi pengalaman perjalanannya ini dengan penonton.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker