News

MONDAY MICHIRU MERILIS ALBUM BERJUDUL “ROUTES”

Monday Michiru, berada jauh di garis depan di dalam musik underground Jepang, telah bergabung dengan perusahaan musik internet yang sudah maju dan berkembang dan juga label Artist Share, mengatur peluncuran album terbarunya “Routes.”

Pembuatan album ini memakan waktu setahun, dimana album ini merupakan bagian dari proyek besar berjudul “Routes – Project 2005” yang dikeluarkan secara eksklusif melalui website di bulan Desember 2004. Dengan system yang unik dari ArtistShare, proyek ini memperbolehkan para penggemar, atau “para partisipan” untuk yang pertama kali membeli paket album dengan tingkatan yang berbeda-beda dan melihat pengerjaan albumnya yang sangat kreatif secara langsung karena merupakan bagian dari seri pembuatan audio dan video klip, jurnal, photo dan juga lainnya.

Konsepnya tidak sama seperti dengan pembagian saham di dalam stock, proyek ini sekarang “lebih dewasa” dengan album yang pada kenyataannya akan dikirim kepada para partisipan di Desember 2005. Paketnya bervariasi, mulai dari kelas sponsor Executive, Gold, Silver dan Bronze dengan tingkat harga mulai dari $ 5,000 – $ 250, yang dapat diakses bagi pecinta musik yang aktif dengan tingkatan $ 24.95 – $ 15.95. Album ini dikemas dalam bentuk CD dengan bahan dari vinyl.

Monday tinggal di Tokyo selama 13 tahun sebelum dia kembali ke Amerika dan memiliki daftar yang dikeluarkan dalam label berbahasa Jepang dan Eropa yang keduanya merupakan album solo dan juga menampilkan artis terkenal; banyak album Jepangnya sudah merambah sampai ke Australia dan juga Amerika Selatan.

Daftar namanya yang mengesankan dari hasil kolaborasi keseluruhannya dari klub para hipsters termasuk  Masters At Work, Joe Clausell, Mondo Grosso, Basement Jaxx and Kyoto Jazz Massive, sampai  jazz dan musik dunia bersama Kenny Garrett, Airto Moreiro, Bill Laswell, Lisa Ono dan masih banyak lagi yang lainnya.. Dia juga pernah tampil di klub Blue Note di New York dan Jepang, dan sebagai rombongan besar  dalam festval musik dunia seperti North Sea Jazz Festival, Baltic Music Jazz Festival, Montreux Jazz Festival, Stuttgart Jazz Festival (dimana dia tampil bersama pemain saksofon sekaligus ayahnya sendiri, Charlie Mariano), dan Madarao Jazz Festival.

Ditanyakan mengenai gambaran musiknya, dia menjawab, Tidak ada fusion? Saya suka mencampurkan berbagai jenis musik sama seperti halnya dengan pengaruh generasi dan kebudayaan, dan akan lebih membiarkan para pendengar memberikan nama yang mereka inginkan”

Pada tahun 2000 Monday pindah ke New York untuk membentuk keluarga dengan pemain terompet jazz  Alex Sipiagin yang pada akhirnya telah membawanya kepada suatu perkenalan dengan composer/arranger/pemimpin jazz big band Maria Schneider. Album Maria “Concert In the Garden,” juga melalui ArtistShare, sudah menghasilkan Grammy Award tahun 2005,  pertama kalinya yang diberikan kepada  seorang artist dari berbagai suku pada sebuah album yang sudah terjual secara eksklusif melalui internet

“ Saya terkesan dan senang untuk menyaksikan system penjualan rekaman yang baru yang sudah berhasil dilakukan dan diperkenalkan oleh industri musik.” Monday berkomentar “Saya kira ini merupakan masa depan bagi penjualan dan pembuatan musik.Dengan tidak menggunakan perantara, membiarkan para artis dan para pendengarnya untuk melakukan hubungan langsung dengan yang lainnya, dan juga membawa kembali pengendalian kreatif kepada artis tanpa adanya perusahaan rekaman yang selalu mempengaruhinya.”

Album “Routes” menunjukkan kepandaian yang beraneka ragam sebagai seorang produser, komposer dan bahkan programmer sehingga dia dengan mudahnya melakukan perpindahan dari elektronik dan kumpulan track yang diciptakan untuk lebih alami dan bernuansa jazz bertumbuh dengan pengaruh lainnya. Bahkan dengan gaya yang meluas, adanya hubungan tema yang segaris  bersamaan dengan setiap judul lagu karena konsep vokal dan  melodi Monday secara alami mengalir dari satu nada ke nada berikutnya. Ada sebuah judul yang dipengaruhi oleh seorang produser Jepang  Shinichi Osawa (Mondo Grosso) dalam bentuk yang menghibur, suara yang jernih, yag digambarkan sebagai “folktronica”, tapi terlalu diarahkan dan disertai gaya yang dpat didasari oleh panggilan Monday itu sendiri.Juga adanya komunitas DJ pada track awal berjudul, “The Right Time.”

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker