News

KOMPOSER & PIANIS BOB JAMES MERILIS ANGELS OF SHANGHAI

Dalam sebuah acara China Shanghai International Arts Festival dibulan Agustus 2003, komposer sekaligus pianis kenamaan, Bob James bertandang ke Shanghai atas prakarsa Koji Niwa, seorang produser dari Jepang yang mendorongnya bereksperimen mengawinkan jazz Amerika dengan musik tradisional Cina.

Pertemuan yang dilakukan di Shanghai Conservatory of Music, bersama murid-murid berbakat ini ini mencengangkan Bob James. Sejumlah instrumen yang diperlihatkan padanya berumur ratusan tahun. Beberapa instrumen tersebut antara lain er-hu (dua dawai biola); pipa (mirip lute); guzheng (mirip harpa & zither) serta dizi, (beragam suling bambu).

Meski berencana hanya melihat-lihat, Bob James terkagum-kagum dengan lima musisi muda yang menunjukan loyalitas dan komitmen tinggi. Ia memutuskan melibatkan quintet tersebut dalam proyek ini lantas menamakannya “Angels of Shanghai”.

Meski kendala bahasa tentu saja terjadi – dan mereka sempat menggunakan bahasa tubuh – Bob James kembali terkagum-kagum dengan kemampuan menginterpretasikan keinginan sang pianis yang dikenal di Indonesia dengan karyanya seperti Angela atau Restoration. Dalam kesempatan latihan ia memainkan “The Invention of Love”, dan “Summertime”.

Beberapa bulan kemudian, Bob kembali bersama Harvey Mason & Ken Freeman dan merekam 3 buah lagu selama dua hari. “Angela, Theme from ‘Taxi’ merupakan lagu pertama yang direkam. Hal ini bukan sebuah kebetulan, karena Bob James ingin menunjukan pada murid-murid berbakat tersebut sesuatu yang pernah ia kerjakan dimasa lampau.

Menariknya, Bob James menemukan tak sengaja bahwa melodi dari lagu Taxi dan Summertime hampir sama persis dengan scale pentatonik yang digunakan dalam musik tradisional Cina. “Musisi muda ini sepertinya memiliki antusiasme yang sama dengan saya, dan bersama Ken saya bisa mengabadikan banyak moment menarik dalam audio digital berkualitas tinggi”, ujar Bob James.

Jack Lee – seorang gitaris asal Korea – yang kebetulan tinggal di Shanghai, banyak memuluskan rencana dalam proyek ini. Ia yang berkoordinasi dengan murid-murid tersebut, Conservatory dan studio rekaman – dan mencarikan seorang penerjemah yang tak hanya paham kedua bahasa tapi juga musisi hebat yang mengerti setiap patah kata yang ingin diucapkan Bob James). Dan Bob memberikan kepercayaan sepenuhnya pada Jack Lee untuk menjadi produser album ini.

Bob James Angels of Shanghai terdiri dari 11 lagu. Yakni Celebration, Gulangyu Island, Endless Time, Theme from “Onara”, Dream With Me, Angels Theme: The Invention of Love, The Magic Paintbrush, Melodia: A Quiet Place For Two, Butterfly Lovers, Dialogues: The Universal Language dan Angela with Purple Bamboo. Lagu yang terakhir disebut merupakan smash-hit dari album ini.

Mimpi dari Bob James tatkala menyelesaikan album ini adalah dapat mempersembahkan musik ini di Cina dan Amerika bahkan berkeliling dunia. Tampaknya sebagian mimpi tersebut telah terwujud. Selain berbentuk album, proyek ini juga telah dipersembahkan di ajang Java Jazz Festival 2006 silam dan akan berbagi pula dengan penggemar musik di Singapura dalam ajang Mosaic Music Festival 2006.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker