News

SAMBUTLAH QUICKY, PEMENANG MEZZO NEW GENERATION JAZZ AWARD 2006

Menyisihkan 13 peserta lain dalam Kompetisi Jazz

QUICKY yang terdiri dari Sadrach (Keyboard), Gihon (Guitar), Mikha (Bass), Ringga (Drums) gembira karena menjadi pemenang Mezzo Jazz Award 2006 dan berhak atas hadiah sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). Photo: Agus/Wartajazz.com

Terjawab sudah siapa pemenang Djarum Super New Generation Mezzo Jazz Award 2006 yang digelar sejak 25 Agustus hingga malam final (10/09) Minggu kemarin di Senayan Square Jakarta.

QUICKY yang terdiri dari Sadrach (Keyboard), Gihon (Guitar)
Mikha (Bass), Ringga (Drums) dipilih para dewan juri yang terdiri dari Ireng Maulana, Karim Suweileh, Dullah Suweileh, Idang Rasjidi dan Oele Pattiselanno sebagai yang berhak atas hadiah sebesar Rp. 50.000.000,-

Penyerahan hadiah secara simbolis diberikan didepan stage bus di Senayan Square tadi malam, didampingi seluruh peserta yang didaulat berdiri. Rene van Helsdingen yang mengumumkan nama pemenang tersebut, sontak diikuti tepuk tangan meriah para pendukung Quicky dan para penonton.

Saat dikonfirmasi dengan salah satu dewan juri, Oele Pattiselanno misalnya mengatakan bahwa hanya terjadi perbedaan tipis antara pemenang dengan peserta lain. Adapun salah satu kriteria penilaian adalah komposisi, penyajian dan kreatifitas. Sedang Karim Suweileh, penggebuk drum kelompok Bhaskara – yang dimana Luluk Purwanto juga menjadi anggotanya – mengatakan bahwa Quicky terlihat menonjol dalam hal performance act dalam artian enak dilihat serita memiliki dinamika dan komunikasi antar pemain yang bagus.

Selain berhak atas hadiah berupa uang tunai, Quicky akan didaulat dalam penampilan puncak dari New Generation Mezzo Jazz Award 2006 bersama kelompok OURS dari Yogyakarta, Universitas Pelita Harapan Chamber Choir dengan konduktor Julian Purwanto dan tentu saja bersama Luluk Puranto & The Helsdingen Trio yang terdiri dari Rene van Helsdingen (piano), Essiet Okon Essiet (bass) dan Marcello Pelliterri (drums). Konser berlangsung di London School of Public Relations di Sudirman Park Jakarta mulai puku 19.00 malam ini (11/09).

***

Sesungguhnya yang terpenting dari acara ini bukanlah semata-mata hadiahnya. Ajang seperti ini seharusnya diselenggarakan secara rutin, demikian tanggapan Oele Pattiselanno kepada Wartajazz.com. “Saatnya para promotor di Indonesia mulai peduli dengan hal seperti ini”, ujar Oele.

Karim Suweileh yang ditemui usai pemberian hadiah juga mengungkapkan harapannya “Mudah-mudahan mereka yang tampil di kegiatan ini bisa terus berkiprah dalam Jazz Indonesia. Senang rasanya saya melihat generasi baru Jazz Indonesia. Semoga mereka tidak berhenti sampai disini. Kita menunggu mereka bisa tampil di ajang-ajang bergengi seperti Jak Jazz Festival yang digelar bulan November mendatang, atau Java Jazz Festival tahun 2007 nanti”.

Rene dan Mbak Luluk – demikian ia akrab disapa – belum dapat memastikan apakah acara ini akan dilanjutkan lagi. Semuanya bergantung pula kepada sponsor menurut mereka. Dalam sebuah kesempatan lain, Rene secara khusus berharap bahwa kegiatan seperti ini bisa menjadi sebuah tahapan proses yang berkesinambungan, agar generasi (baru) jazz terus tumbuh.

***

Seperti telah di muat di Wartajazz.com (24/08) lalu, peserta Mezzo Jazz Award diminta mengirimkan materi untuk pra seleksi dan audisi. Dari 25 yang mengikuti Audisi, terpilihlah 14 kelompok atau combos yang akan mengikuti tahapan kompetisi.

Ke 14 kelompok ini berkeliling Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi mendatangi kampus-kampus dan tempat terbuka untuk menggelar konser bersama the Helsdingen Trio dan Luluk Purwanto. Selain juri yang sudah disebut diatas, para penonton juga bisa menjadi juri dengan mengisi form yang telah disediakan. Kontribusi penonton kurang lebih 20% dari total penilaian.

Melihat skill yang hampir merata dari peserta yang datang dari Bali, Bandung, Yogya, Surabaya, Tangerang maupun Jakarta, memang perlu keberuntungan pula untuk menjadi yang terbaik.

Baiklah, sekali lagi selamat kepada Quicky Band dari Jakarta.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker