FestivalJak Jazz FestivalNews

SEO YOUNG DO TRIO: SAHABAT DARI KOREA SELATAN

Dari ajang Dji Sam Soe Super Premium Jak Jazz Festival 2006


Jak Jazz 2006

Tingkat pertumbuhan ekonomi di Korea Selatan saat ini masuk rangkin 14 besar di dunia jika dilihat dari GDPnya.  Kenyataan lain juga menunjukan pada tahun 1963, GNP mereka hanya $100 yang melonjak secara dramatis pada tahun 2005 menjadi $20.000 perkapita. Pada dekade 1990an, Korea Selatan juga dimasukan ke dalam daftar New Industrial Countries.

Dalam peta musik jazz internasional, sepuluh tahun terakhir ini Korea Selatan mulai menggeliat. Salah satu faktornya adalah meningkatnya jumlah sebagian masyarakat Korsel untuk menggeluti dunia musik jazz. Selain itu, menjamurnya klab – klab jazz di kota Seoul dan telah diselenggarakannya jazz festival berkelas internasional. Bisa juga ditambahkan ada sekelompok musisi yang secara formal mengambil disiplin musik jazz baik di dalam negeri maupun luar negeri. Satu per satu musisi jazz dari Korsel mulai dikenal di blantika internasional. Meskipun masih kalah jauh sekali dengan negara tetangga dekatnya, Jepang.

Salah satu kelompok yang sedang berjuang tersebut adalah Seo Young Do Trio. Dipimpin oleh seorang pemain bass terkenal di Korsel Seo Young Do dan didukung oleh Lee Duk San (drum) serta Su Wuk Chung (gitar). Masing – masing musisi sudah mempunyai jam terbang yang mulai lepas landas. Kelompok ini sendiri dibentuk pada tahun 2003.

Penampilan Seo Young Do Trio di JakJazz ‘06 adalah pengalaman pertama tour internasional  mereka. Dalam ajang JakJazz ’06 kali ini mereka mendapat kesempatan unjuk gigi sebanyak dua kali. Sebelum melihat pertunjukan mereka, penulis belum banyak memegang informasi yang cukup tentang mereka dan musik jazz macam apa yang akan mereka sajikan.

Tidak lama setelah komposisi pertama meluncur, kesan kuat akan nafas jazz-rocknya langsung tercium. Aroma lain yang menonjol adalah aksen musik funk dan elektronik. Ketiga aroma ini sangat mendominasi permainan mereka bertiga. Kalau kita perhatikan gaya bassnya, tidak bisa tidak, mengingatkan kita kepada mendiang Jaco Pastorius atau Jeff Berlin. Sedangkan pemain gitar jebolan Berklee College Of Music dan New England Conservatory of Music ini sekilas membawa kita ke dalam pola-pola interval yang sering digunakan John Scofield. Sound efeknya saja yang lebih keras. Dalam acara press conference, mereka mengakui bahwa gaya penampilan mereka saat ini masih kental dibawah pengaruh orang lain. Di sisi lain mereka juga sedang dalam proses untuk menemukan karakternya sendiri.

Seo Young Do sendiri adalah seorang yang gemar mengoleksi rekaman berbagai musik yang ada. Termasuk dalam kesempatan yang tidak banyak ini, dia pergunakan untuk mencari lebih banyak informasi tentang tradisi musik di Indonesia. Salah satu buktinya adalah tembang ‘Kicir-Kicir’ meluncur dengan gaya mereka sendiri.

Seo Young Do Trio belum lama ini juga mengeluarkan album dengan judul “Circle”. Album tersebut adalah karya perdana mereka. Mereka adalah salah satu potensi yang cukup menjanjikan dalam blantika musik jazz di Asia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker