News

MELIHAT MARGIE SEGERS MENYANYI KEMBALI DI “MONDAY JAZZ” MARGO CITY DEPOK

Senin malam lalu, kita bisa melihat seorang Margie Segers bernyanyi lagi setelah selama beberapa pekan harus istirahat karena terjatuh dirumahnya dan harus menjalani operasi. Malam itu (26/06), Margo City Depok dalam acara rutinnya “Monday Jazz”. Khusus kali ini mengambil tema “Tribute to Margie Segers”.

Walau menggunakan kursi roda, tetap tidak mengurangi karakter khas vocal Tante Margie -demikian ia akrab disapa-. Tidak ketinggalan improvisasi yang khas ia lakukan dalam bernyanyi, mengingatkan kita pada beberapa vokalis dunia seperti Dinah Washington, dan Eva Cassidy. Membawakan beberapa lagu jazz standard bersama homeband setempat yang selalu mengundang tepuk tangan dari penonton dan juga menarik perhatian pengunjung.

Disela-sela obrolannya wartajazz sempat melakukan sedikit wawancara dengannya. Berikut petikan wawancara kami dengan Tante Margie :

Wartajazz.com : Apa kabar Tante

Margie : Baik

Wartajazz.com : Gimana pendapat Tante Margie dengan diadakannya acara Monday Jazz di Margo City Depok ini, yang kebetulan pada malam ini bertemakan “Tribute to Margie Segers” ?

Margie : Senang sekali atas kepedulian teman-teman, saya melihatnya lebih kepada tempat atau wadah yang bisa memberikan hiburan dalam hal ini musik jazz karena kebanyakan cafe-cafe atau resto memberikan hiburan musik-musik pop, urban ataupun top 40. Tapi tentu saja mainnya juga harus baik ya.. jadi kita yang nyanyi juga enak membawakannya.

Wartajazz.com : Menurut Tante sendiri, tentang musisi jazz muda yang banyak muncul sekarang bagaimana, kalau dibandingkan dengan generasi sebelumnya ?

Margie : Mereka lebih kreatif, banyak menemukan hal-hal baru dalam bermusik. Dan mereka bermain dengan baik.

Wartajazz.com : Mungkin karena pengaruh media ?

Margie : Iya, saya pikir juga begitu. Untuk mendapatkan informasi ataupun musik-musik yang mereka inginkan, mereka cukup melihat dan mendapatkannya melalui internet. Juga kehadiran komunitas-komunitas jazz yang juga banyak memberikan kontribusi sebagai wadah untuk berkumpul dan menjajal kemampuan mereka.

Wartajazz.com : Ok, kegiatan Tante Margie sendiri, apa yang sedang dikerjakan. Sedang rekaman ?

Margie : Ngga, sedang tidak ada.

Wartajazz.com : Gimana dengan kesehatan ?

Margie : Iya, saya sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi tulang pinggul karena terjatuh beberapa waktu yang lalu. Sehingga tangan saya sempat di gips beberapa hari.

Wartajazz.com : Ok, terima kasih atas waktunya. Semoga bisa tetap sehat dan terus berkarya.

Margie : Iya, terima kasih.

Seperti kita ketahui, setelah mendengar musibah yang menimpanya, banyak acara-acara yang digelar berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap penyanyi jazz ini seperti “Charity untuk Margie Segers” yang diselenggarakan Delta FM dalam Indonesia Siestanya, lalu konser amal yang digelar beberapa musisi jazz di Black Cat Arcadia Senayan dan Konser pengumpulan dana yang bersamaan dengan HUT Komunitas Jazz Kemayoran yang ke 3 kemarin.

***

Margie Segers yang bernama asli Margaretta Gerttruda Maria merupakan penyanyi yang lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 16 Agustus 1950. Ketertarikannya pada musik jazz dimulai lantaran kerap mendengarkan rekaman para diva jazz dunia seperti Ella Fitzgerald dan Shirley Bassey. Nama Margie Segers didapatnya dari seorang tokoh pelawak ternama negeri ini yakni Mang Udel.

Album yang pernah dirilisnya antara lain Margie Segers – Ireng Maulana – Jazz vocal Indonesia (Granada), Margie Segers & Bubi Chen – Terpikat (Hidayat), Margie Segers vol.1 – kerinduan (Granada), Margie Segers vol.2 – Kesepian (Granada), Margie Segers vol.3 – Enggo Lari (Granada), Margie Segers/Ireng Maulana – Jazz Samba (Musica Studio), Margie Segers -Jazzy Christmas (Victorius Music), Margie Segers – Its my life (Victorius Music). (*/Dwi Ratna N/WartaJazz.com)

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker