News

NANTIKAN DISCUS DI FESTIVAL BAMBU NUSANTARA 2007

Kelompok progressif yang meramu beragam jenis musik sebagai sajian mereka, Discus akan tampil dalam ajang Festival Bambu Nusantara 2007 yang merupakan ajang World Music Festival yang berlangsung tanggal 18-19 Agustus 2007 mendatang di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran.

Kepastian itu didapat dari Iwan Hasan yang hadir dalam Diskusi seputar Musik Bambu yang diadakan oleh Wawan Juanda dari Republic of Entertainmen selaku organiser acara yang juga disupport oleh Departemen Budaya dan Pariwisata Republik Indonesia yang sekaligus pula memperingati HUT 62 tahun Kemerdekaan RI.

Iwan Hasan dengan Discusnya turut ambil bagian dalam festival yang juga menampilkan Krakatau, Samba Sunda dan sejumlah kelompok musik lainnya dari tanah air. Discus yang akan tampil bersama Fadli dari band pop Padi juga akan tampil bersama penyanyi muda, Andien. Selain itu, Discus menggandeng pula I Gusti Kompyang Raka bersama Saraswatinya.

Discus terdiri dari Iwan (vokal/gitar/harpguitar/kibor), Fadhil Indra (vokal/perkusi/rindik), Anto Praboe (klarinet/flute/saksofon), Kici Caloh (bas/vokal), Eko Partitur (biola/vokal), Yuyun (vokal/perkusi), dan Krisna Prameswara (kibor).

Band Discus menampilkan elemen-elemen jazz, rock, metal, klasik, kontemporer garda depan, pop, maupun etnis (Bali, Jawa, Sunda, Makassar, Aceh, dan Dayak). Khusus dalam penampilannya kali ini, akan membawakan duet ceng-ceng bali dan Kato-kato, alat musik dari makassar yang terbuat dari Bambu. Sedangkan Andien akan membawakan lagu ‘Menjelma’ dari albumnya yang kedua.

Penampilan Discus kali ini dipastikan memuaskan dahaga penggemar mereka sekaligus pula obat penawar bagi Iwan Hasan dan kawan-kawan yang urung tampil dalam festival bergengsi, Zappanalle di Bad Doberan, Jerman, bulan Agustus ini.

Discus telah merilis dua buah album, 1st (1999) yang dirilis oleh Chico&Ira Productions dan Tot Licht! (2003) yang dirilis oleh SonyBMG/PRS Indonesia. “Kami akan merilis album ketiga, mudah-mudahan tahun ini selesai. Seperti biasa, Discus berbicara tentang kemanusiaan dengan konsep musik yang tak mengenal batas yang mencerminkan pluralisme,” ujar Iwan saat menghubungi Redaksi WartaJazz.com.

Lebih jauh tentang fstival bambu Nusantara Iwan menegaskan, “Kami sebenarnya sudah lama menggunakan instrumen bambu dari tanah air. Bersama Fadly Padi kami juga pernah tampil di Swiss tahun 2005. Khusus di acara ini kami akan bawakan 4 buah lagu dengan durasi total kurang lebih 60 menit”.

So, anda penggemar Discus?, jangan lewatkan penampilan mereka ini. Selamat menonton!.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker