News

Kolaborasi, Elvyn G. Masassya & Friends kini tersedia di Wartajazz Store

Kalau selama ini kita mengenalnya dari sisi keahliannya sebagai seorang pengamat ekonomi & perbankan atau dulu sebagai direktur bank ternama di Indonesia, dan sebagai penulis buku buku ekonomi populer, kali ini kita akan mengenalnya dari sisi keahliannya yang lain.

Bakat terpendam yang diakuinya sebagai sebuah hobby, membawa kita mengenal Elvyn sebagai sosok yang berbeda. Ternyata Elvyn G. Masassya tidak hanya ahli dalam menganalisa pergerakan ekonomi tetapi juga lihai dalam menjalin kata-kata dan musik untuk mencipta sebuah lagu dan bahkan menyanyikannya sendiri dengan suaranya yang tidak kalah bagusnya dengan para penyanyi yang memang “berlabel” penyanyi.

Bicara tentang mencipta lagu, Elvyn ternyata sudah mulai membuat lagu sejak duduk di bangku SMP. Sedangkan soal menyanyi, kemampuannya ini semakin terasah ketika masa SMA, dimana Elvyn juga ikut “nge-band” dan mengikuti festival-festival lagu.

Untuk pembuatan album ini, Elvyn punya cerita sendiri. “Pembuatan album sebenarnya lebih didorong oleh teman-teman. Cukup banyak lagu-lagu yang sudah saya ciptakan tapi hanya tersimpan begitu saja. Saat ini mungkin ada sekitar 300 lagu. Lalu, bersama teman-teman terpikir untuk membuat album. Maka lahirlah album Kata Hati di tahun 2004. Waktu itu, aransemen musik dibuat oleh Ary A. Riyanto dan di beberapa lagu saya berduet dengan Lisa A. Riyanto. Namun karena hasilnya kurang menggembirakan, maka ada rasa penasaran untuk membuat album yang lain. Akhirnya muncullah “KOLABORASI, Elvyn G. Masassya & Friends”, jelas Elvyn.

“Album ini sendiri memakan waktu kurang lebih 8 bulan untuk pembuatannya dan sudah selesai di sekitar bulan September 2006, namun untuk peredarannya baru dirasakan pas pada awal tahun 2007”, tambahnya.

Dalam album “KOLABORASI, Elvyn G. Masassya & Friends” ini, Elvyn melakukan kerjasama dengan Dian Pramana Poetra, yang bertindak sebagai komposer, aranger dan juga ikut bernyanyi di lagu “Simpatiku” dan “Gelisah”. Lalu, Henry Restoe Putra, duet dengan Elvyn di lagu “Kecewa”, sekaligus sebagai pencipta lagu tersebut. Kemudian, Ika Ratih Puspa, yang juga berduet dengan Elvyn di lagu “Terserah Saja”, sekaligus sebagai komposer dan aranger lagu tersebut. Selanjutnya juga ada Bagoes AA yang mengaransir lagu “Terpendam”. Selain itu ada Sam Bobo juga turut terlibat dengan menciptakan lagu “Jatuh Cinta”. Sementara, untuk para musisi, ada nama-nama seperti Mus Mujiono, Ciek Ridwan (Guitar), Ilyas Muhadji, Bintang Indarto (Bass), Reza Arsjad (Synthesizer) dan Rommy Noor Said (Trumpet). Untuk take vocal, mixing dan masteringnya dilakukan di DGS Studio dimana sound engineernya adalah Rubby N. Tumridjo.

Album ini dikemas dengan nuansa nujazz. Kenapa nujazz? Karena menurut Elvyn, pada dasarnya Elvyn memang menyukai musik jazz dan jazz terus berkembang, berkolaborasi dengan jenis musik-musik yang lain, termasuk elektronic musik. Dan saat ini, agaknya belum banyak musisi dalam negeri yang menyentuh genre musik ini. Dia juga menambahkan bahwa belakangan, peminat nujazz cukup banyak. Di sisi lain, lagu-lagu yang termuat dalam album ini, akan terasa lebih fresh dan pas kalau
diaransir dalam format Nujazz.

Tanpa banyak tambahan cerita, silakan simak lagu-lagu yang ada dalam album “KOLABORASI, Elvyn G. Masassya & Friends” ini, dan nikmati cara Elvyn membawa anda ke nuansa yang berbeda.

Coba dengarkan dan nikmati lagu favorit, “Simpatiku” yang inspirasinya didapat Elvyn ketika sedang berada di sebuah kota di luar negeri, atau mungkin ingin mendengarkan karyanya yang lain? Putar saja lagu “Mawar”, “Rindu” atau “Terpendam”.

Di album ini ada juga lagu lama karya Dian PP yang dinyanyikan duet dengan Elvyn G. Masassya, “Gelisah”.

Jadi, dengan keseriusannya menggarap album ini dan mengajak teman-teman yang juga berpengalaman di bidang musik untuk terlibat dalam pembuatan album ini, jelas menjadikan album ini bukan album main-main!

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker