News

Jazz Hijau di Jogja

Kini, ketika manusia sudah tidak begitu respek lagi terhadap alam dan lingkungannya, datanglah sebuah ancaman global yang merupakan pukulan balik secara telak terhadap manusia sendiri. Ancaman global tersebut antara lain adalah pemanasan global, peningkatan suhu, ketidakseimbangan ekologi dan dampak efek rumah kaca secara global yang mempengaruhi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan secara global pula. Ancaman tersebut bukanlah cerita di film – film fiksi ilmiah Hollywood dan bukan pula hanya sebuah mimpi buruk.

Berbagai keputusan, konferensi dan kampanye penyelamatan bumi dari organisasi dunia setingkat PBB sampai ke pemerintahan masing – masing negara, perusahaan, organisasi kemasyarakatan atau pun LSM telah digerakan. Salah satu upaya nyata yang perlu dilakukan adalah memperbaiki kondisi paru-paru dunia yaitu hutan tropis dengan menanam pohon sebanyak mungkin di permukaan bumi.

Kondisi ini menjadi ilham bagi MedcoEnergy untuk menyelenggarakan sebuah program kampanye penghijauan kembali bumi yang dikemas dalam pertunjukan musik jazz. Di mana musik jazz pada saat ini juga sudah menjadi sebuah fenomena budaya global yang banyak penikmatnya.

Medco Green Energy Jazz diselenggarakan di Yogyakarta, Surakarta, Semarang dan Pekalongan dengan basis kegiatannya di lingkungan kampus. Di Yogyakarta sendiri, event ini digelar (23/8) di lapangan Gedung Graha Sabha dengan menampilkan Andy Gomez Quartet dan Idang Rasyidi Syndicate.

Di tengah – tengah acara, dilakukan upacara simbolis penyerahan 5000 bibit pohon dari pihak MedcoEnergy yang langsung diserahkan oleh Arifin Panigoro kepada seorang wakil pejabat dari Universitas Gajah Mada serta disaksikan secara langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Didukung oleh Edy Syakroni (drum), Sadu Rasjidi (bass), Eugen Bounty (saxophone), Nano Tirta (flute), Lea Simanjuntak (vokal) dan Aji Rao (perkusi), Idang tampil dengan komposisi – komposisi ciptaannya yang bernuansa “ramah lingkungan”. Fusionnya jelas menonjol dengan sentuhan–sentuhan jungle beat. Penampilan Nano cukup bagus. Namun sayangnya, seperti ada jarak antara solo flutenya dengan pemain lain. Eugen, yang sempat kuliah di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, meskipun kali ini permainannya tidak diekspose, terlihat sekilas improvisasinya memang cukup ganas dengan tone yang utuh. Tidak kalah menariknya adalah penampilan Sadu. Selain sense of soulnya yang cukup mantap, improvisasinya bagaikan seorang gitaris.

“Muatan lokal” kali ini diwakili oleh para pemain jazz muda dan berbakat dari Kota Gudeg, Andy Gomez (piano). Dia dibantu oleh Fauzi (drum), Indra (contrabass) dan Bion (saxophone). Mereka memainkan beberapa koleksi standard. Secara skill sebagai pianis muda, Andy memang lebih berkibar dari pada rekannya yang lain.

Mereka semua ingin menampilkan keharmonisan yang kreatif dalam bermain musik jazz. Namun makna keharmonisan bukan hanya didominasi oleh sebuah tatanan komposisi musikal semata. Dalam arti yang lebih luas, keharmonisan sudah menjadi sebuah kebutuhan mendasar manusia dalam menata dan menjaga hubungan dengan segala aspek kehidupan. Termasuk hubungan manusia dan alam sekitarnya.

Related Articles

One Comment

  1. Seharusnya yang lebih ditonjolkan adalah musisi lokal, bukannya terus menerus mengangkat musisi jakarta.jika masih minder terhadap musisi jakarta, kapan musisi jogja akan maju??? Musisi jogja gak kalah berkualitas dengan musisi jakarta!!! ayo lebih baik memajukan musisi jogja saja!!! hidup warta jazz…

  2. Kali ini, inti acaranya kan medco green energy jazz. Kita sengaja gak banyak ekspose ttg para pemainnya, at least sekedar berita aja.

    Kalo ttg andy gomez, kita sudah tidak meragukan lagi kemampuannya. Dia adalah salah satu pemain jazz muda yang paling berbakat dari jogja. Andy pernah beberapa kali tampil di javajazz dan event jazz lain. Selain andy, di jogja juga masih banyak pemain lain lagi yang bagus, seperti mas Agung, Dhani, Indra (bass), Bion, Dona (sax) dan masih banyak lagi. Tentu saja secara umum jazz di jogja tetap aja hangat. Ini belum termasuk beberapa

    Jogja Jazz Club, saat ini lagi gak begitu aktif. Tapi pada saat ini ada beberapa komunitas musik jazz di jogja seperti Jogja Jazz Community, Paguyuban Jazz Yogyakarta, Jazz Music Community. Dulu juga sempat ada Masyarakat Jazz Yogyakarta sekitar pertengahan 1990an. Kalo kursus, mungkin di All Dint, Anima dan Hana.

  3. mas ceto,dama ki, mas, maap,ngeralat sithik.mas sing maen sax wingi yuse rajab,terus sing nyanyi sierra karo matthew (vokalise barry L).

    thanks

  4. Salut dan terima kasih untuk Arifin Panigoro berikut MedcoEnergi-nya. Sebagai seorang tokoh nasional, pengusaha sekaligus pencinta jazz sejati beliau telah memadukan dengan begitu apik antara konsep keindahan jazz dan alam. Sebuah sinergi positif yang memadukan dua anugerah Tuhan di dunia ini. Ya, seperti juga alam, jazz adalah anugerah Tuhan yang lahir dari cipta manusia; keduanya sama-sama perlu dilestarikan. Semua itu semata-mata demi menyelamatkan dan menjadikan planet kita ini menjadi lebih indah.

    Sepanjang pengetahuanku bukan kali ini saja MedcoEnergi berperan aktif dalam perkembangan musik jazz di tanah air khususnya jogja. Beberapa event jazz telah digelar atas dukungan MedcoEnergi untuk publik jogja, termasuk jazz on the street yang diadakan setiap bulan oleh komunitas jazz di jogja beberapa tahun belakangan ini. Semoga program-program seperti ini semakin marak di indonesia dengan menyusulnya perusahaan-perusahaan lain yang menggelar event sama, sekaligus sebagai bentuk serta Corporate Sosial Responsibility sebagaimana diamanatkan undang-undang Perseroan Terbatas. Aku yakin banyak yang angkat tangan sepakat denganku. Sayang gara-gara sebuah peristiwa fait acompli aku hanya sempat menikmati beberapa nomor dari Idang Rasyidi Syndicate malam itu huu…

    Btw aku agak kaget biasanya Arifin Panigoro identik dengan merah tapi kali ini mengusung warna hijau, adakah kaitan dengan pemilu 2009? Hehe… aku hanya berkelakar Pak…

  5. Acara ini sangat menarik…
    slain membawakan hiburan yang cukup membuat degub jantung berdebar dengan alunan musik yang sanagt indah… konser ini membawa misi yang sangat sosial… dengan tetap peduli dengan lingkungan sekitar….

    bibit pohon yang disumbangkan juga tidak tanggung… tanggung…!!!
    sy berharap akan ada bermunculan konser2 yang seperti ini berikutnya…

    salluuut untuk acara MEDCO…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker