FestivalJak Jazz FestivalNews

Barry Likumahua Project, Fusion & Funk yang Enerjik

Penampilan bassis muda, Barry Likumahua yang mengusung project-nya (Barry Likumahua Project) sukses mengumpulkan anak-anak muda untuk melihat aksinya. Dengan gaya musik fusion & funk yang enerjik sepertinya memang sedang digandrungi anak-anak muda jaman sekarang. Plus lirik manis berkisar kisah percintaan yang kerap mewarnai gaya hidup anak muda. Terbukti setiap jeda lagu, Barry selalu sedikit bercerita tentang lagu yang akan/telah ia bawakan, dan itu mengundang respon yang menarik dari penonton. Terlepas dari itu, penampilan Barry yang enerjik sesuai dengan jiwanya, dan komunikatif plus teknik tapping & chopper, membuktikan kalau pengalamannya cukup diperhitungkan dalam dunia musik.

Tampil pada Amphitheatre stage di hari kedua ajang Jakarta International Jazz Festival 2008 di Istora Senayan (29/11) bersama Dennis Junio (Saxofon), Henry Budidarma (Guitar), Doni Joesran (Keyboard), Jonas Wang (Drum), Mathew (Vocal). Membawakan beberapa lagu dari album Good Spell diantaranya ‘Saat Kau Milikku’, ‘Aku dan Hadirmu’, ‘My Prayers’, juga hits pertamanya ‘Kuingin Mati Saja’. Diselanya Barry seringkali mengajak penonton untuk ikut bersketsing mengikuti melodi bassnya. Ia seolah membuktikan kalau kehadiran bass bagi dirinya bukanlah sekedar menjaga rhythm, tapi juga sebagai melodi yang memimpin.

Hal lain yang ditunggu adalah kolaborasinya dengan sang Ayah, Benny Likumahua. Dari matanya terlihat kalau ia sangat bangga dengan penampilan anaknya. Bisa diterka, kolaborasi dari ayah dan anak ini dengan melakukan sketsing masing-masing instrumen andalannya.

Begitu juga sang paman, Utha Likumahua yang malam itu tampil berkolaborasi dengan Barry Likumahua Project dan kakaknya Benny Likumahua dengan membawakan hits yang masih kental ditelinga pecinta musik seperti ‘Entah Dimana’ dan ‘Esokkan Masih Ada’.

Related Articles

5 Comments

  1. wowww,,,

    Org aMbon memang sangad Bersenii,,,

    hehehheeh

    salam kenaL,,,

    kemarin dalam acara Puncak tutorial Etika di KampusKu UNIV Kristen Petra Surabaya… juGa.. Barry Likumahua ProJecT Juga yg jadi bintang Tamu,,,

    SumpaH … Lagu2Nya Keren,,,

    suaranya,,, Wuuiiiihhh AsYik,,,,

    PengeN PunYa ALbum Mereka,,,

    mhmhmmhhm….. Org2 Ambon ManG AMazIng,,, wkwkwkwkkwkwkwkwkw

    GB

  2. hum.. ada sesama makhluk UK Petra yg beri comment ya.. hahahaaha

    eh asli keren banget..
    gw terkagum2 pas liat mereka bermusik..
    ya ya, di acara kampus gw kmaren, Sabtu, 6 Dec 08
    alirannya jazz pula! i love it!!
    kapan ya bisa liat lagi..
    maen2 dong ke R.O.C.K Ambon.. heehehehee

    eniwei sbg org ambon, gw bangga banget banyak musisi lahir dr sana..
    well, juz use ur talents for the right things..
    for His Glory of course..
    sukses yah!!!

    JB

    j_kho

  3. Semalam abis nonton Barry Likumahua di GKJ, saya yang gak tau apa-apa mengenai jazz jadi tertarik dengerin jazz gara-gara menyaksikan pertunjukan Barry Likumahua Project
    Semula saya pikir pertunjukan mereka akan membosankan, ternyata cukup dapat dinikmati oleh orang yang baru mendengar jazz seperti saya.
    Selesai pertunjukan, saya langsung saja beli CD nya dan mencoba menyelami makna alunan musik yang dilantunka (ceile bahasanya), hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker