FestivalJak Jazz FestivalNews

Yellowjackets Ke Lima

Akhirnya Bob Mintzer sendirilah yang menggenapi formasi Yellowjackets JakJazz 2008, alias empat orang yang resmi terkini. Namun, jika mengintip album anyar Lifecycle (2008), mereka jadi berlima. Fitur kembali ke gitaris setelah 15 tahun tersebut memang diungkap Russel Ferrante dikonsep sedemikian rupa seolah Mike Stern (gitar) telah jauh lama bergabung. Lalu siapa yang memerankan personil ke lima di Jakarta? Menurut Jimmy Haslip, mereka memang disodori sejumlah gitaris hingga kemudian nama Tohpati yang muncul. Adalah benar dua nomer Lifecycle yang akan diambil, akan tetapi, mereka menolak anggapan bahwa ini adalah substitusi Stern. Suntikan personalisasi Tohpati yang diharapkan muncul di sini, berkebalikan dengan saat mereka menginfus lagu milik Syaharani dua tahun silam. Setidaknya, kalau Anda berharap melihat Mike Stern, ia akan singgah dengan rombongan turnya sendiri Maret tahun depan, begitu ujar Haslip saat konferensi pers.

Bagaimana eksekusinya? “Welcome Tohpati” diumumkan Mintzer yang segera disambung unison introduksi “I Wonder” yang kontras tidak serumit isinya. Soul setengah tempo ini tetap funky dengan isian kerap Marcus Baylor di hi-hat. Materi utamanya adalah solo gitar panjang pada bridge (lebih panjang dari rekaman tentunya), Tohpati ngerock dengan karakter distorsi tube, ide ringan sampai raung cadas. Baylor pun kompak ikuti naiknya nada di leher gitar saat meluncur pengulangan yang intens menanjak. Walapun berbeda, berkas Mike Stern yang diidolakan Tohpati setidaknya bisa disimak dari dinamika “orang berbicara”, ada berbisik, ada tegas. Walaupun ketukan bisa rata, keras lemahnya pick sealami obrolan. Kadang muncul sisa melodi sedap seolah-olah ujung kalimat sebelum tanda titik atupun jeda koma.

Anggota band menghilang sejenak untuk kesempatan Bob Mintzer bersolo EWI (Electronic Wind Instrument). Walapun fingering system-nya sama dengan saksofon sopran, konteks yang berbeda muncul, otomatis pintu dan peluang baru terbuka. Ketiadaan tombol mekanik yang diganti menjadi sensor sentuhan juga memungkinkan kecepatan “ultrasonik” dengan sedikit trade off: harus adaptasi menjauhkan jari yang sedang nganggur. Garapan solo sintetik Mintzer di beberapa oktaf, heavily-syncopated-funk seperti idiom bariton sax ataupun bass, hingga permainan delay, dijelajah Mintzer sebelum masuk ke melodi kompleks “Yahoo”. Menonton solo EWI, mengingatkan pada live lawas Michael Brecker di Steps Ahead. Pada nomer ini, Tohpati bermain clean kebut-kebutan ikuti kontur.

Hanya ada dua nomer quintet malam itu (2008/11/30), sisanya adalah dari album-album terdahulu: nomer signature “Jacketown”, ballada “Geraldine” (yang jadi agak anti klimaks jika mengingat ini sudah malam ke tiga festival yang meletihkan), dan penutup “Revelation”. Mengutip Mike Stern yang jadi quintet Yellowjackets, “Adalah sesuatu yang mudah bermain dengan mereka karena mereka bermain bersama dengan sangat baik. Saya tidak terbiasa bermain dalam odd time signatures (birama ganjil yang tidak umum), tetapi  anggota lainnya membuat nyaman situasi yang menantang tersebut.”

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker