News

Youth Music Festival digelar di Bandung

UPDATE: Youth Music Festival diundur menjadi tanggal 12 April 2009.

Musik merupakan salah satu bentuk ekspresi universal yang tereduksi pada sebuah simponi. Terkadang pula diartikan sebagai sebuah komunikasi yang unik karena menggunakan media suara yang harmonis, yang pada dasarnya merupakan pengembangan dari sebuah komunikasi verbal maupun nonverbal.

Pada 13 Desember 2008, Sadalahung Padjadjaran de Corps (SPdC), unit kegiatan mahasiswa Universitas Padjadjaran yang terpusat pada aktifitas bermusik, akan mengadakan satu pagelaran musik yang kami namai “Youth Music Fest”. Acaranya sendiri akan diselenggarakan di parkiran Universitas Padjadjaran, Dipatiukur,Bandung, Jawa Barat mulai pukul 14.00 dengan harga tiket Rp 30.000,00 (early bird) dan Rp 35.000,00 (pada hari pertunjukan). Informasi lebih lanjut dapat mengontak Nurashita 081573128082, Caisar Hadi Putra 085659309939.

Tujuannya, sebagai wadah kreatifitas bagi anak muda dalam menyalurkan ekspresinya dalam bermusik dan mendukung program “Visit Indonesia 2008” dan “Visit Jawa Barat 2008”.

“Music Museum”?

Kebanyakan dari kita sering kali mengartikan museum sebagai tempat untuk mengamati benda, ornamen, maupun diorama dari kehidupan masa lampau (sejarah). Sehubungan dengan paradigma tersebut, dalam acara ini kami akan menampilkan “cerita” perjalanan sejumlah aliran musik yang sedang digemari anak muda Indonesia (Jazz, Reggae, dll) dengan merefleksikannya lewat dekorasi (instalasi, background, artwork) dan konsep acara yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi repertoar yang apik, “Music Museum”.

Selain itu, dalam acara “youth Music Fest” sendiri juga akan ditampilkan beberapa aliran musik asli Indonesia yang akan dibawakan oleh band-band beraliran Jazz-Etnik “yang tidak ketinggalan jaman”, semacam Kul-Kul, Karinding, Authority, dll.

Secara implisit Youth Music Fest ditujukan untuk menggugah generasi muda untuk secara bersama-sama dalam melestarikan budaya (musik) asli Indonesia. Yakni budaya yang merupakan hasil rasa, karsa, dan cipta “pendahulu” kita, yang pada dasarnya merupakan identitas dan aset terpenting dalam kesatuan bangsa.

Berikut ini daftar Artis di dua stage yang disediakan.

Stage 1 Tohpati Feat J-Flow, Hardjodikoro ‘n Friends, Indra Aryadi ‘n Friends, Kul-Kul, Karinding, Sadaluhung Padjadjaran Big Band, Diafragma, 4 Audition Band
Stage 2 Naif, Gugun and the Bluesbugs, Jamaica Café, Efek Rumah Kaca, Polyester Embassy, Authority, Jolly Jumpers, The Paps, 4 Audition Band

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker