New ReleaseNewsReview

See You Soon, album baru dari Wayan Balawan

balawan-see-you-soonBuat penikmat musik Jazz di Indonesia. Tentu nama Balawan atau lengkapnya I Wayan Balawan sudah tidak asing. Bersama Batuan Ethnic Fusionnya, ia kerap manggung baik dalam ajang festival sekaliber Java Jazz Festival atau Jak Jazz Festival maupun konser-konser yang digelar diberbagai tempat.

Secara pribadi pun Balawan juga rutin mengisi panggung di Jerman contohnya East Meet West Gitarren Festival Edekoben, atau Hell Blues Festival di Norwegia.

Kini setelah merilis Magic Fingers tiga tahun yang lalu, Balawan kembali meluncurkan album solo ke-empatnya hari Kamis (12/02) lalu di Hotel Gran Mahakam Jakarta Selatan. Album terbaru yang berjudul “See You Soon” dirilis oleh Universal Music Indonesia.

Album tersebut memiliki dua cakram padat. Yang pertama CD Audio berisi 14 track dengan materi berupa vokal dan instrumental. Yang kedua DVD Lesson tentang teknik bermain tapping yang memang identik dengan style bli Balawan.

Saat ditanya tentang album terbarunya ini Balawan menuturkan pada Redaksi WartaJazz, “Saya ingin membuat sesuatu yang lebih luas cakupannya. Ada musik, ada lirik. Ramuan musik ini akan bakal terdengar lebih nyaman di kuping orang banyak”, ujarnya. Dan untuk hal ini Balawan rela tidak mengikut sertakan Batuan Ethnic Fusion, kelompok yang kerap mengiringi penampilan gitaris yang menggunakan double neck ini. Ia mengajak 23 session musicians, seperti Bintang Indrianto, Indro Hardjodikoro, Arya Setiadi (bass), Erik Sondhy (piano), Pramono (sax), Eko Wicaksono (piano), Ketut Riwin (gitar), bahkan Yoichi Ikeda yang membantu keyboard sampling pada lagu “Nature Boy” dan “Like Someone in Love”.

Balawan bahkan membawakan sebuah lagu dari Dewiq berjudul “Asal Kau Mau”. Dan oleh karena itu ia juga menandaskan, “Salah sebenarnya kalau orang menganggap saya gitaris Jazz. Karena saya bisa main rock dan nyanyi juga. Tapi karena logat (bali -red) saya yang kental, maka saya lebih memilih menyanyikan lagu yang berirama pelan” ujarnya setengah bercanda dihadapan para media yang hadir.

Balawan juga memangkas penggunaan efek gitar yang berlebihan. “Dulu saya sering memakai efek synthesizer, tapi sekarang orang akan mendengar suara gitar yang murni. bahkan kali ini saya juga memainkan gitar akustik. Karena kayaknya orang belum pernah mendengarkan saya memainkannya”, ungkapnya beralasan. Anda dapat menikmati petikan gitar akustik Balawan di lagu berjudul “I Don’t want to Eat Alone Anymore”.

Sedangkan DVD yang dibundle, Balawan punya alasan tersendiri. “Saya ingin orang dipinggir jalan juga bisa main seperti saya. Dengan dijual murah, orang-orang bisa melihat bagaimana teknik yang saya gunakan”, ujarnya. “Tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana membuat teknik permainan yang sebenarnya sulit itu terlihat mudah dan simpel dimata para penikmat musik”. Anda dapat melihat bagaimana ia memainkan “Try to Find You” dan “See You Soon” dua lagu yang juga terdapat dalam CD versi Audio.

***

Balawan saat tampil di La Piazza, Kelapa Gading
Balawan saat tampil di La Piazza, Kelapa Gading

Balawan lahir di Bali 9 September 1973. Ia belajar gitar mulai usia 8 tahun dan membentuk band enam tahun kemudian. Sejak berusia 10 tahun, ia gemar memainkan musik rock ala Yngwie Malmsteen. Ia mendapatkan beasiswa untuk belajar di  Australian Institute of Music selama dua tahun. Sepulangnya ia lima tahun kemudian, Balawan lantas membentuk kelompok Batuan Ethnic Fusion yang meramu musik gamelan Bali dan jazz. Namanya kemudian dikenal luas dengan teknik 8 fingers tapping atau touching tapping style di Indonesia.

Balawan sendiri telah merilis tiga  album solo sebelumnya yaitu gloBALIsm (Chico&Ira, 1999), Balawan (Acoustic Records Jerman, 2001) dan Magic Fingers (Sony, 2005). Disamping itu bersama Budjana dan Tohpati, ia ambil bagian pula dalam album Trisum: 1st Edition (Sony 2007).

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker