NewsPalembang Jazz Community

Bass & Me ‘Harry Toledo’ Di Palembang

sound-of-jazz2Hari ke-2 Sound Of Jazz

Palembang Jazz Community bekerjasama dengan Radio Trijaya 87.6 FM dan PIM-Palembang Indah Mall sengaja menggelar event ini di mall dengan tujuan agar tersosialisasi ke semua kalangan sehingga jazz lebih memasyarakat dan dapat diterima di semua segmen baik dari sisi usia maupun tatanan ekonomi.

Hari ke-2 Sound Of Jazz dimulai tepat jam 5 sore dengan menampilkan sekelompok anak muda baya usia yang tergabung dalam kelompok THE MOVIE.Mereka lebih menonjolkan warna akustik dalam aransemen musiknya, beberapa lagu jazzy dibawakan dan mendapat applaus dari pengunjung mall.Pada komposisi ‘More Than Word’ sang vokalis The Movie yaitu Utie cukup impresif dalam improvisasi vokalnya,ditunjang karakter vocal yang serak agak berat.Beberapa request dari pengunjung mall juga dibawakan seperti pada lagu ‘Kasih’.

Berikutnya adalah session History Of Jazz yang dipandu oleh Adji dari Radio Trijaya 87.6 FM dengan ditemani oleh temen-temen dari Palembang Jazz Community yang tergabung dalam New Orleans. Diawali dengan 2 lagu yang dimainkan New Orleans yaitu ‘Selalu Denganmu’ dan ‘Careless Wishper’. Setelah itu Adji menjelaskan kepada pengunjung mall tentang awal mula lahirnya musik jazz mulai dari musik blues,ragtime,swing,be bop hingga ke electric jazz mulai fusion,R & B,Acid/Nujazz dll.

Dengan masing-masing era dalam sejarah jazz diberikan contoh permainan musiknya oleh New Orleans.Penonton dan pengunjung mall semakin rame dan mulai interest dengan memperhatikan dengan seksama sejarah musik jazz dengan contoh format musiknya.Pada waktu menjelaskan sejarah jazz sampai pada format bossanova atau samba ada request dari penonton yang meminta lagu ‘Quando Quando’, akhirnya lagu itu dimainkan oleh New Orleans dengan irama tsb.Dijelaskan juga bahwa jazz identik dengan improvisasi sehingga sebuah lagu pop,rock bahkan dangdut sekalipun bisa dimainkan dengan format nge-jazz kali ini lagu pop dari the massive dimainkan secara swing oleh temen-temen dari New Orleans selain juga menyanyikan 1 buah lagu request lagi dari pengunjung mall yaitu ‘Esok Masih Ada’

Berikutnya dibuka session jam session di antara musisi yang tergabung dalam Palembang Jazz Community.Kali ini yang tampil adalah Cacan (bass), Epri (gitar), Benny (piano), Alvin (Drum) ,sosok Alvin ini masih kelas 3 SMP dan permainan drumnya cukup memukau.Masing-masing memainkan solo improvisasi dengan alat musiknya dan terakhir jam session ditutup dengan sebuah komposisi bertajuk ‘Love Games’

Satu lagi yang tergabung dalam Palembang Jazz Community adalah anak-anak dari Priskila Music yang rata-rata masih duduk dibangku SD dan SMP.Salah satunya adalah yang punya nama Monica , cewek yang masih duduk kelas 6 SD ini membawakan solo piano sebuah komposisi berjudul ‘Hongky Town Piano Ray’.Disusul dengan penampilan solo piano berikutnya oleh Nirmala yang masih kelas 2 SMP dengan komposisi ‘The Bucanners’

Puncak performance hari ke-2 Sound Of Jazz diisi oleh penampilan Harry Toledo And Friend.Ini adalah kedatangan Harry Toledo kedua kalinya di Palembang, kali ini personil lain yang dibawa adalah anak-anak muda dari beberapa komunitas jazz di Jakarta seperti Komunitas Jazz Kemayoran ada nama Roberto (piano) yang sejak SD sudah menekuni piano serta Rozen (gitar) yang sangat mengidolakan Scot Henderson, kemudian Timur (drum) yang sering datang ke beberapa komunitas di Jakarta, mereka inilah yang diajak main Harry Toledo di Palembang di acara Sound Of Jazz.Harry Toledo And Friend mengawali penampilan dengan sebuah komposisi fusion.Di sela-sela beberapa komposisi yang dibawakan Harry Toledo mengatakan senang bisa main lagi di Palembang, dan yang ke-2 ini juga sangat special karena dia bawakan beberapa komposisi yang nantinya akan ada di album barunya yang diberi label ‘Bass And Me’ yang rencana akan dirilis Awal April 2009 mendatang bersama Jakarta Jazz Community di daerah Jakarta Selatan.

Yang banyak mendapat applaus dari penonton adalah saat Harry Toledo membawakan 2 buah lagu dari album Soul Emotion Bass 3 dimana untuk pemain pianonya adalah Rico,seorang pianis cilik yang masih duduk di bangku SMP dari Palembang Jazz Community salah satu lagunya adalah ‘Seize The Day’ dan ‘Say Aku Menunggumu’.Harry Toledo juga membawa 2 orang vokalis cewek dan cowok.Harry Toledo sendiri memainkan 2 alat bass, untuk beberapa lagu session awal memainkan bass yang lebih banyak menonjolkan teknik permainan ‘Walking’ sedang session berikutnya memakai alat bass yang banyak menonjolkan teknik ‘Coper’ seperti komposisi ‘I Love Your Smile’.Harry Toledo sekali lagi menyiratkan kepeduliannya terhadap potensi musisi lokal dengan mengajak vokalis asal Palembang untuk menyanyi diiringinya yaitu ‘Didi’ yang mempunyai vocal dan teknik menyanyi seperti Al Jarreau yang bernyanyi dengan 1 buah lagu ‘Overjoyed’. Di komposisi akhir Harry Toledo menunjukkan skill luar biasa permainan cepat bass-nya dengan posisi duduk bass direbahkan layaknya piano, dia betot senar bas serta tekan dan pukul senar bass sehingga mengeluarkan bunyi-bunyian yang unik.

Eko Adji Soebijantoro

Sempat mengelola radio di Pekalongan sebelum hijrah ke Palembang. Aktif di berbagai kegiatan jazz termasuk Festival Jazz di Jakarta maupun Bali. Kontributor WartaJazz untuk wilayah Palembang dan sekitarnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker