FestivalJava Jazz FestivalNewsProfile

Aksan Sjuman di Axis Java Jazz Festival 2009

Dengan mengendorkan kait snare-nya, Aksan membuka & mengakhiri “Bali” dengan kombinasi solo ostinato. Kekayaan teknik individu seperti yang ditampilkan Aksan Sjuman lebih dalam sajian yang saling luntur, tidak ditonjolkan, malah cenderung laid back. Temperamen kalem tersebut juga menjadi tema album kuartetnya “Peaceful Journey”. Kuartet multinasional ini melibatkan peniup sopran Joe Rosenberg dan pianis Masako Hamamura.

Lulusan Folkwang Music Hochschule Jerman ini aktif pula di Trioscapes (grup Riza Arshad), yang pada awal hingga albumnya direkam digawangi Arie Ayunir di pos drum (walaupun Aksan sudah mulai terlibat pula menggantikan atas rekomendasi Arie). Ia menetap di trio yang pada kesempatan live-nya sempat berganti-ganti bassist; selain Yance Manusama, sempat ada nama Cameron Undy (Australia) dan Peter Scherr (berbasis di Hong Kong). Groove subtil kelompok ini sangat diperkuat kombinasi bass-drum. Ia juga menyumbangkan komposisi berketuk ganjil ”Theistic Hysteria” yang memberinya ruang penjelajahan khusus drum. Karyanya di Trioscapes hingga saat ini baru bisa diakses live.

Untuk karya yang direkam, justru belakangan ini nama Aksan semakin kerap terdengar untuk scoring musik film (seperti Laskar Pelangi dan My Heart). Untuk kebutuhan orkes simfoni pada karya-karya sinemanya tersebut, ia melibatkan Scherr, rekan kuartet multinasionalnya. Ia pun masih aktif di Potret (dulunya memakai Arie Ayunir juga).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker