FestivalJava Jazz FestivalNewsProfile

Soil & Pimp Sessions di Axis Java Jazz Festival 2009

Ketika memasuki millennium baru, banyak club jazz di Tokyo telah didominasi para DJazzers (kolaborasi antara musik disco, hip-hop dan jazz yang dimainkan oleh DJ, pernah populer dengan istilah acid jazz atau jazztronica, perkembangan terakhir malah disebut chill out). Namun sebagian pecinta jazz, mereka masih merindukan bentuk band jazz konvensional yang beride segar.

Kerinduan tersebut sedikit terobati dengan hadirnya sebuah band yang terdiri dari enam musisi yaitu Shacho (agitator, spirit), Tabu zombie (trumpet), Motoharu (saxophone), Josei (piano), Akita Goldman (bass) dan Midorin (drums). Mereka semua bertemu pada tahun 2001 dan menamakan diri Soil & Pimp Sessions.

Kalau diperhatikan, apa nama instrumen yang dimainkan Shaco? Agitator dan spirit? Terus terang baru kali ini saya mendengarkan kata tersebut digunakan sebagai line up instrument dalam sebuah group musik. Terjemah kasarnya mungkin penyulut, demonstran, provokator atau pendorong. Terus apa fungsi dan perannya dalam sebuah kelompok musik? Menurut sumbernya di situs http://www.jvcmusic.co.jp/soilpimp, Shaco berperan sebagai pendorong dan pengendali para penonton. Apakah mungkin bagaikan rapper atau motivator seperti Mario Teguh? Sejauh ini, saya juga belum bisa memastikan seperti apa jadinya dan pasti akan membuat kita penasaran saja.
Mungkin karena hal tersebut, nama Soil & Pimp Sessions semakin dikenal dalam publik pecinta musik jazz di Jepang. Sampai suatu ketika seorang DJ terkemuka Giles Peterson mengundang mereka untuk tampil di Inggris pada tahun 2005, namanya mulai dikenal di luar negeri.
Kelompok yang pernah mendapatkan penghargaan John Peel Play More Jazz Award ini sudah menghasilkan album “Pimp Master” (2006) dan “Pimpoint” (Victor Entertainment, 2007).

Saksikan di Exhibition Hall B Stage 2, 21.15-22.15 WIB

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
WhatsApp Perlu bantuan?