News

Elvyn G Masassya merilis album Sisi Lain

egm-sisi-lain

Elvyn G Masassya hadir lagi.

Setelah menelurkan 4 (empat) album, yakni “KATA HATI”, featuring Lisa A.Riyanto (2005), yang diproduksi oleh Arco dan didistribusikan oleh Alfa Records, kemudian “KOLABORASI”, featuring Dian Pramana Poetra (2007), yang menghasilkan hits “gelisah”, yang diproduksi oleh FVR dan didistribusikan oleh RPM, lalu album “MAWAR JINGGA” (2008), yang diproduksi oleh Re-Feel Music dan didistribusikan oleh Javaindo Records dan terakhir adalah album religi “TITIK BALIK RAMADHAN” (2008), yang diproduksi dan didistribusikan oleh Omega Pacific, kini di bulan April 2009, Elvyn G Masassya kembali menghadirkan sebuah album baru berjudul “SISI LAIN” (romantic jazzy collection”), yang kembali diproduksi oleh Re-feel Music dan didistribusikan oleh Re-Feel bersama-sama dengan RNB.

Elvyn G Masassya atau lebih akrab disebut sebagai EGM, dikenal sebagai pengamat ekonomi, keuangan dan investasi, sehari-harinya adalah praktisi keuangan dan direktur pada sebuah perusahaan keuangan milik pemerintah. Di luar kegiatan rutinnya, EGM juga bermain musik, khususnya piano dan guitar dan telah menggubah ratusan lagu bernuansa jazzy dan pop kreatif, dimana sebahagian besar lagu-lagu di dalam album terdahulu merupakan karya cipta EGM. Sebahagian besar lagu-lagu EGM bernuansa pop kreatif dan jazzy. Ini tidak terlepas dari kesehariannya yang bergaul dengan para musisi senior negeri ini, seperti Dian Pramana Poetra, Bagoes AA, Fariz RM, Jockie Suryoprayogo, Arie. A.riyanto, Sam Bobo dan lain sebagainya, dan juga karena minat yang sangat besar terhadap aliran music jazz, khususnya terhadap Chick Corea, Antonio Jobim, Dave Grusin, Bill Bruford, George Duke, Al Di Meola, Pat Metheny, Ivan Lins dll.

Kali ini, dalam album “SISI LAIN” yang berisikan 10 (sepuluh) lagu merupakan hasil ciptaan EGM, yang kemudian diaransir oleh Arie A. Riyanto dengan approach arransemen ala tahun 80/90-an yang bernuansa fusion jazzzy, dibantu oleh beberapa musisi muda berbakat, seperti Eugen Bounty (saxophone), Ihksan (Violin), Ekki (electric dan acoustic guitar). Sementara untuk posisi bass, keyboard, string, program drum dimainkan oleh Arie A.Riyanto. Sementara di beberapa lagu, EGM berduet dengan Lisa A.Riyanto (sebening embun) dan Ika Ratih Poespa (Meski Tlah Jauh).

Album ini awalnya direkam dalam bentuk analog di studio Arco, lalu dikonversi menjadi digital di studio DGS dan kemudian dimixing oleh Ika Ratih Poespa di studio Ikawa, serta mastering oleh Ruby M. Tumridjo di Overclock studio, Pondok Indah. Bentuk rekaman awal di studio analog memang menjadi pilihan guna mendapatkan sound yang lebih natural. Namun, tetap dibutuhkan sentuhan akhir digital, agar hasilnya menjadi lebih maksimal.

Album ini tersedia di WartaJazz.com Store. Anda yang tertarik dapat memesannya dengan mengirimkan email ke sales@wartajazz.net, harga per keping CD sebesar IDR 60.000,-

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker