News

Barry Likumahua dan Bandanaira di Halaman Jazz edisi Agustus

halaman-jazz

Kegiatan bulanan Halaman Jazz yang dipersembahkan Kafe Halaman dan Klab Jazz Bandung, 12 Agustus 2009 ini menyajikan beberapa kelompok yang menarik seperti Bandanaira, Barry Likumahua, Sonny Akbar Trio, G/E/T, Chalk for Cheese.

Acara akan digelar mulai pukul 17.00 hingga 21.00 wib, tidak dipungut bayaran alias gratis. Anda yang tertarik menonton dapat langsung datang ke Cafe Halaman Taman Sari, Jl. Taman Sari 92 Bandung. Informasi lebih lanjut 022-2512350.

****

BANDANAIRA terdirid dari Lea Simanjuntak – vokal dan Irsa Destiwi – piano. Mereka berdua adalah sahabat yang sama-sama kuliah di FKIP Universitas Atmajaya Jakarta.

Bandanaira itu sendiri adalah nama sebuah pulau yang sangat indah di Kepulauan Maluku. Pemilihan nama Bandanaira ini mengartikan bahwa duo ini memiliki nama yang Indonesiana, serta keindahan dan misteri yang sama seperti cerita pulau itu sendiri.

Banyak sekali event atau acara yang telah mereka jalani berdua namun secara tidak disengaja. Berawal dari selera bermusik serta visi yang sama membawa dua anak negeri ini membentuk sebuah duo yang pada pertengahan tahun 2009 ini akan merilis album perdana mereka yang menyajikan lagu-lagu perjuangan Indonesia serta lagu-lagu cinta yang juga berasal dari era yang sama.

Karya-karya dari para komponis ternama diantaranya: Ismail Marzuki, Guruh Sukarno Putra, C. Simanjuntak, L. Manik, dll pun mereka bawakan dengan aransemen yang penuh warna baru yang dinamis dan modern sehingga dapat merangkul pemuda-pemudi Indonesia untuk lebih cinta tanah air lewat lagu-lagu perjuangan dengan sentuhan jazz akustik yang nikmat di kuping.

Mengiringi lagu-lagu di dalam album ini, disuguhkan pula performance handal dari para musisi yang karirnya sedang melambung dalam dunia musik bisnis saat ini, sebut saja Philippe Ciminatto (percussion), Donny Sundjoyo (bass), Indra Artie Dauna (trumphet) serta The Jakarta Broadway Singers.

‘Bandanaira merupakan wadah untuk menumpahkan rasa cinta terhadap Indonesia dalam karya musik’.

***

Barry Likumahuwa Project, kerap tampil di kota kembang Bandung. Terdiri dari Barry Likumahuwa – electric bass, Henry Budidharma – electric guitar, Denis Junio – alto saxophone, Donny Joesran – keyboards, piano, Jonas Wang – drums dan Matthew Sayersz – vocals. Kelompok ini didirikan November 2006 dan telah memiliki jam terbang yang cukup mengagumkan. Antara lain JakJazz Festival,  JavaJazz Festival, Soul For Indonesian Earth, Jazz at the Bimasena, 30th Jazz Goes To Campus, 6th Taichung International Jazz Festival in Taichung, Taiwan. Penampilan terakhir mereka dibandung dalam rangka KAMPOENG JAZZ di Kampus Unpad Dipati Ukur – Bandung, 31 Mei 2009 lalu.

***

Martin Handy – gitar,  Fredy Apriadi – saxophone alto, Iman Rahman – bass, Ferry “Gembong” Hidayat – sequencer, Arif – drums dan Trianzani Sulshi – vocal tergabung dalam Chalk for Cheese. Mereka masih tergolong kelompok baru. Tampil pertama kali di hadapan publik saat tampil sebagai Kelompok Favorit pada Espose 2008 Jazz Competition pertengahan Juni 2008. Personilnya di antaranya adalah: Arif (mantan drummer Crave) dan Ferdy (saxophonis Palm From Moodytunes).

Di dunia facebook Chalk For Cheese telah melengkapi dirinya dengan Facebook Fan Page dan Facebook Group, serta situs profil mereka myspace.com

***

G / E / T, terdiri dari Gallang Perdhana Dalimunthe – elektrik bass, Edward Manurung – drums danTesla Manaf Effendi – gitar. Merupakan hasil dari akumulasi berbagai kelompok musik jazz kota Bandung yang ada, saat kelompok-kelompok tersebut harus vakum karena satu dan lain hal; terutama karena seorang atau beberapa personilnya harus menyelesaikan “tugas utama”nya terlebih dahulu. Apalagi kalau bukan kuliah resmi para personilnya.

Personil lainnya yang tergolong hyperactive “menolak” untuk berhenti bermain dan mengupayakan berdirinya sebuah grup lain, bersama personil-personil dari kelompok lain yang mengalami hal yang sama. Ini dimudahkan dengan sering berkumpulnya mereka dalam program-program musik jazz yang diselenggarakan oleh KlabJazz.

G/ mewakili nama Gallang Perdhana sang pemetik bass. Gallang adalah “korban” dari vakumnya grup Oleo, sebuah grup yang pada pertengahan tahun lalu sebenarnya sempat menggaet Juara Pertama pada sebuah kompetisi jazz. Saat sekarang di luar G/E/T, Galang pun bermain sebagai additional untuk 4 AM Quartet dan Salamander Big Band.

E/ mewakili inisial Edward Manurung adalah adalah drumer hyperactive yang mencuat namanya dalam kelompok 4 AM Quartet yang sempat lama vakum untuk memberikan kesempatan pada gitaris utamanya Edward Prasetya menyelesaikan tugas akhirnya. (grup sempalan lain dari 4 AM Quartet, Sonny Akbar Trio, malam ini pun akan tampil di Halaman Monthly Jazz). Selain di G/E/T, Edward tampil pula bermain pada grup Sonny Akbar Trio malam ini. Boleh dikatakan ia saat sekarang tercatat sebagai penabuh drum jazz tersibuk kota Bandung (G/E/T, Sonny Akbar Trio, 4 AM Quartet, Bop Vivant dan Jazz Future Project).

Dan T/ merupakan inisial dari gitaris muda Tesla Manaf Effendi, yang tidak kalah hyperactivenya. Saat sekarang Tesla tercatat dalam 3 (tiga) grup musik lainnya; Bayu & Tesla (harus vakum untuk memberikan kesempatan pianis Bayu Kristanto menyelesaikan kuliahnya di ITB), Tri’toones (bersama para pemusik se”kampung”; Bekasi) dan Bop Vivant.

Awal Mei 2009 mereka sepakat mendirikan grup baru, tampil untuk pertama kalinya di Jazz Break Revival XII, masih berbendera Slanguard. Nama G/E/T mereka pergunakan pertama kali saat mereka tampil di Margo Jazz, Depok, 30 Juli yang lalu. Selanjutnya mereka tampil kembali di Jazz Break Revival XIV, Rabu lalu.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker