FestivalJava Jazz FestivalNews

Sambut AXIS Java Jazz Festival 2010, Jazzin Up Remarkable Indonesia

Dwiki Dharmawan & Benny Mustapha van Diest
Dwiki Dharmawan & Benny Mustapha van Diest

Ruangan Flores Hotel Borobudur Kamis, (21/01) nampak penuh dengan ratusan wartawan media cetak, elektronik maupun online. Bahkan beberapa terpaksa berdiri dibelakang. Mereka hadir dalam preskon AXIS Java Jazz Festival 2010 yang pertama. Turut hadir antara lain Peter F. Gontha, Paul Dankmeyer, EQ Puradiredja (Java Jazz Festival), Johan Buse (AXIS Indonesia), Grace Pong Samma (BNI), Sapta Nirwandar (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata) dan Agung dari Pemda DKI serta Hesti Indah Kresnarini dari NAFED – Badan Pengembangan Ekspor Nasional dibawah Departemen Perdagangan RI.

Banyak poin penting yang disampaikan dalam jumpa pers yang dihadiri sejumlah performer antara lain Benny Mustapha van Diest, Dwiki Dharmawan, Andrea Hehanusa, Lisa Ariyanto, Soulvibe, Lala Suwages, Maliq n D’essential.

Beberapa diantaranya adalah alasan kenapa AXIS Java Jazz Festival (JJF) yang sempat lima tahun diadakan di JCC pindah ke JIE atau Jakarta International Expo Kemayoran. Seperti barangkali anda mahfum, tahun 2009 lalu merupakan tahun tersibuk dan terpadat dalam sejarah JJF. Tak kurang sekitar 30.000 orang membanjiri berbagai panggung, belum lagi persoalan parkir yang mestu mengantri lumayan panjang dan lama dan terbatasnya ruangan konser yang tersedia terutama untuk para bintang atau musisi papan atas.

“Kami pindah karena kami peduli”, demikian ungkap Peter F. Gontha chairman Java Festival Production, yang juga membawahi dua festival lain yaitu Soulnation dan Java Rockin’land. Dan keyakinan untuk pindah itu juga membuat panitia membuat kompensasi dengan menurunkan harga tiket masuk sehingga diharapkan pertunjukan ini bisa dinikmati lebih banyak orang alias lebih terjangkau.

Paul Dankmeyer yang menjadi penanggungjawab untuk menentukan line-up dalam menyampaikan paparannya dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih menyebutkan sejumlah nama-nama penting seperti The Manhattan Transfer yang akan tampil dua kali bersama Ron King Big band dan membawakan Chick Corea Songbook, lalu ada bassis muda Christian McBride, gitaris Kurt Rosenwinkel, Flutis Hubert Laws, pianist George Duke dan Ivan Lins, saxophonis David Murray Black Saint Quartet, Roy Hargrove, Randy Brecker dan Bill Evans yang tergabung dalam Soul Bop (plus Steve Lukather, Darryl Jones dan Robben Ford).

Daftar itu masih ditambah lagi dari jajaran musik kuba, brasil dan latin dimana Artur ‘Farril, Adonis Puenter, Brian Lynch Latin Jazz Quartet, Emilio Santiago, Hendrik Meurkens Samba Jazz Quartet akan hadir. Sedangkan para penggemar smooth jazz dan fusion bisa menanti kehadiran Bob James, Michael Paulo, Eric Marienthal, Everette Harp, Chieli Minucci, Mindy Abair, Jessy J, Lee Ritenour, Karen Briggs dan Breakestra.

Divisi vokal tentu saja tak terlupakan. Ada penyanyi Jane Monheit, Roberta Gambarini, bahkan di jalur pop dan R&B ada Eric Benet, Kenneth “Babyface” Edmonds dan Toni Braxton. Dan seperti yang sudah-sudah, JJF juga menghadirkan legenda dalam dunia musik soul dan funk yaitu Rufus featuring Sly Stone.

Proyek khusus

JJF gemar melakukan proyek-proyek spesial yang membedakannya dengan festival lain. Tahun ini ada proyek Harvey Mason tribute to Michael Jackson. Seperti kita tahu legenda musik yang dijuluki King of Pop ini meninggal dunia tahun lalu. Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu WartaJazz sempat mendengar preview project yang disampaikan oleh Peter F. Gontha. Lagu-lagu yang dipopulerkan oleh Michael Jackson akan di aransemen ulang dalam nuansa Jazz.

Proyek spesial lainnya adalah Dianne Warren featuring Duo Voci atau dua vokal. Penulis lagu
yang menjual lebih banyak lagu dari kombinasi The Beatles, Robbie Williams dan Elton John ini adalah orang yang berada dibalik karya-karya seperti  “Don’t Want to Miss a Thing” (Aerosmith), “Rhythm of the Night” (Gloria Estefan), “Nothing’s Gonna Stop Us Now” (Starship), “Blame It on the Rain” (Milli Vanili), “How Do I Live Without You” (LeAnn Rimes), “Un-Break My Heart” (Toni Braxton) dan “Blue Eyes Blue” (Eric Clapton). Turut tampil pula Griffith Frank yang merupakan karakter vokalnya kombinasi Josh Groban dan Andrea Bocelli.

Dari dalam negeri Andre Hehanusa akan membuat Tribute to A. Riyanto dengan tema swing rock, demikian yang disampaikan EQ yang mengurusi performer dari dalam negeri.

Sampai berita ini diturunkan inilah grup dalam negeri yang sudah dipastikan tampil. 21st Night, Aditya, Aksan Sjuman & The Committee of the Fest, Andien, Barry Likumahuwa Project, Bubi Chen, David Manuhutu, Dewa Budjana, Dira J. Sugandi, DREW, Elfa’s Singers, Elfa’s Bossa’s, Elfa’s Jazz Youth, Endah & Resha, Esqi:ES Feat Syaharani and The Queenfireworks, Gugun Blues Shelter, Idang Rasjidi Special Funk Project, Indra Aryadi, Indro Hardjodikoro Trio, Jakarta Broadway Team, Lala Suwages, Ligro Trio, Maliq & D’Essentials, Notturno, Opustre Soul Big Band, Pitoelas Bigband, RAN, Revelation feat. Jeffrey Tahalele, Sandhy Sondoro, Simak Dialog, Soulvibe, Titi Sjuman Folk Jazz Project,  Tohpati & Friends, Yovie Widianto Fusion.

Tahun ini pula JJF bekerjasama dengan channel terkemuka Fashion TV dengan menggelar Fashion & Jazz. Seorang model kenamaan Khadija Sokhna yang berasal dari Somalia akan datang khusus memeragakan beberapa rancangan dalam fashion show yang digelar selama tiga hari.

Program dan penawaran khusus

Sejumlah program khusus juga ditawarkan oleh para sponsor. Seperti Axis menawarkan Buy 1 Get 1 Free dengan cara Reload Rp50,000 + dan membeli 1 buah tiket akan mendapatkan bonus 1 tiket gratis. AtauBuy 1 Get 2 Free dengan Reload Rp150,000 + membeli 1 tiket tahun ini mendapatkan dua tiket untuk tahun ini dan tahun depan.

Sementara itu diluncurkan pula AXIS BlackBerry Bold 9700 Java Jazz Edition dan Blackberry Application yang tersedia dan dapat didownload dari dari http://jjf.7langit.com

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker