News

Album Sketsa Childhoods Dream kini tersedia di WartaJazz.com

Sketsa - Chilhood's DreamDialog. Tanpa kata-kata. hanya suara, nada, irama. Instrumen-instrumen itu bercakap-cakap memperbincangkan tentang apa yang ada di kepala, bersatu jadi apa yang kita sebut musik dan musik itu bernama Sketsa, demikian yang tertulis di siaran pers SKETSA yang baru saja merilis album perdananya di Codefin Kemang minggu lalu.

Kelompok ini terbentuk pada tahun 2005 saat tampil di PL Fair Village dengan formasi Gerald Situmorang dan Adnand Adyasha yang kala itu masih menyebut Acoustic PL sebagai identitas mereka. Identitas ini dirubah menjadi Sketsa di tahun 2006 namun saat kelompok ini mulai dikenal, Adnand harus melanjutkan pendidikan ke Australia sehingga masuklah Dimas Wibisana memperkaya musik sketsa menggantikan Adnand.

Seiring dengan bertambahnya usia kelompok ini dengan kesempatan berkolaborasi -dengan Tohpati misalnya membuat mereka bisa mulai menembus sejumlah ajang pertunjukan berskala festival seperti Jazz Goes to Campus, Java Jazz Festival, Asean Jazz Festival hingga Etno Jazz.

Chilhood’s Dream yang menjadi debut album mereka, dikerjakan Gerald dan Dimas yang sama-sama memainkan acoustic guitar dibantu Merry Kasiman (keyboard & MIDI Programming), Adrian Mahendra (Electric Bass) dan Hetri Nur Pamungkas (drums).

Seperti judulnya, album ini merupakan mimpi masa kecil yang selalu hadir membayangi langkah mereka menuju kedewasaan. “Mimpi terbesar gue dari kecil adalah ngeliat orang lain seneng dengerin karya yang gue buat dan bagi ke mereka,” kata Dimas.

Album yang diproduseri Yuka Dian Narendra Mangoenkoesoemo ini berisi 10 track yang berisi gado-gado fusion jazz era 80-an, country dan latin. Mengenai hal ini Gerald berkomentar, “Musik kita memang instrumental, namun musik yang kita sajikan sangatlah easy listening, maka dengan album ini kita berharap para pendengar musik khususnya di Indonesia dapat lebih menikmati serta menyimak musik instrumental”.

Album ini sudah tersedia di WartaJazz.com untuk anda yang berminat mengkoleksinya. Dibandrol seharga IDR 50.000,- kami dapat mengirimkannya kekota manapun yang anda inginkan. So, pengen pesen? silakan kirim email ke sales@wartajazz.net dengan subject Pembelian Album SKETSA. Jangan lupa menyertakan nama dan alamat serta nomor telp supaya bisa dihubungi kalau-kalau diperlukan.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
WhatsApp Perlu bantuan?