News

Idang Rasjidi dan Fariz RM meriahkan Launching Jazz @ Fort Rotterdam 2010

Fariz RM & Idang Rasjidi
Fariz RM & Idang Rasjidi

Melanjutkan sukses di tahun sebelumnya, One Note Entertainment (PT. One Note Indonesia) akan kembali menggelar JFR yang dijadwalkan pada tgl 31 Juli – 1 Agustus 2010 di Fort Rotterdam Makassar. Dalam rangka peluncuran (launching) JFR 2010, One Note akan mengundang legenda musik Indonesia Fariz RM yang akan berkolaborasi dengan jazzer kawakan Idang Rasjidi dan Eddy Syakronie yang tergabung dalam kelompok “3 Dunia”. Event yang bertajuk Jazz Nite (Road to JFR 2010) akan diselenggarakan di D’Liquid Hotel Clarion Makassar.

Selama ini banyak public penggemar musik mengenal Fariz sebagai komposer dan vokalis ternama Indonesia. Namun ia  juga seorang instrumentalis yang handal yang piawai memainkan hampir semua alat musik utamanya bass, drum dan keyboard. Dalam album fenomenalnya “Sakura Dalam Pelukan”, Fariz memainkan seluruh alat musik.

Saat berusia remaja – sewaktu masih bersekolah di bangku SMA – Fariz diajak bergabung dalam Badai Band yang menjadi salah satu tonggak penting perjalanan musik Indonesia. Bersama Gilang Ramadhan dan Indra Lesmana dalam formasi GIF, Fariz memainkan keyboard dan synthesizer. Dalam kelompok 3 Dunia, Fariz akan memainkan keyboard dan juga akan melantunkan beberapa hitsnya. Sedangkan Idang Rasjidi akan memainkan electric piano. Selain itu salah satu pilar dari grup 3 Dunia adalah drummer handal, Eddy Syakronie yang berperan menyatukan Idang dan Faiz dalam formasi tersebut. Ke tiga musisi senior itu akan didukung pula oleh Nanda Achmad (guitar), Azmi Mochammad (saxophone) dan 2 orang musisi muda berbakat Saku dan Sadu yang tak lain merupakan putra dari Idang Rasjidi.

Sebelum penampilan kelompok 3 Dunia, bassist muda berbakat asal Makassar, Rizcky de Keyzer akan tampil menunjukkan kebolehannya bersama grupnya the Strangers yang tampil menawan di JFR 2009 yang lalu. Rizcky & the Strangers akan memainkan nomor-2 jazz funk karya beberapa musisi favoritnya seperti Miles Davis dan Marcus Miller. Kejutan lain yang akan disajikan oleh One Note adalah penampilan perdana dari kelompok musik etnik tradisional asal Makassar dalam projek bertitel “Pakarena N Jazz”.

Kelompok Pakarena N Jazz mencoba meramu musik etnik asal Sulawesi Selatan yang meramu musik khas Makassar, Bugis dan Toraja yang dipadu dengan musik jazz kontemporer. Pakarena N Jazz merupakan suatu terobosan yang dihasilkan oleh One Note yang menggusung tema “When Jazz Meets Ethnic” dalam penyelenggaraan JFR, dimana One Note bereksplorasi untuk menghasilkan suatu paduan musik etnik tradisional Sulawesi Selatan dan jazz kontemporer. Dengan dukungan dari Dewan Kesenian Makassar di bawah koordinasi oleh H.A. Mochtar, tokoh seni budaya Sulawesi Selatan, maka hadirlah Pakarena N Jazz yang didukung oleh sekitar 8 orang musisi etnik tradisional yang memiliki pengalaman luas bermain di ajang internasional khususnya bersama tour “I La Galigo”. I La Galigo yang dikemas secara menarik oleh Robert Wilson, sempat pentas melanglang buana beberapa tahun di mancanegara termasuk tampil di Lincoln Center New Y ork dan Esplanade Singapore. Di dalam JFR 2010, Pakarena N Jazz rencananya akan melibatkan beberapa tokoh-tokoh jazz Indonesia untuk turut mendukung projek tersebut.

Event Road to JFR 2010 ini didukung penuh oleh Gudang Garam Surya 16, Pemerintah Provinsi Sulawesi, Pemerintah Kota Makassar serta WartaJazz.com untuk turut menggalakkan pengembangan seni musik tradisional dan pariwisata di daerah tersebut.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker