News

Program Jazz Pulang Kampung, “Koko Harsoe Trio Featuring Rudi Subekti” Di Ngalam Ngejazz

Koko Harsoe Trio

Malang 26 juni 2010, Kedai Apresiasi Djie Phat yang berlokasi di jalan Blitar 14a, menjawab kebutuhan masyarakat terhadap penampilan musisi asli kota Malang yg sukses berkarir di luar Malang.salah satunya adalah Koko Harsoe
Pada penampilan kali ini tampil trio Helmi Agustrian yang memainkan  double bass and clarinet, Afan memainkan percussion and steeldrumm, Koko Harsoe memainkan guitar.dan mereka berkolaborasi dengan drummer senior Indonesia yang asli Malang juga Rudi Subekti. Pada penampilan kali ini mereka akan mengesplorasi berbagai jenis
suara dan bunyi-bunyian yang berbeda swhingga akan menghasilkan perpaduan bunyi yang essensial and aesthestik, banyak komposisi Koko Harsoe yang diambil dari pengalam hidup dan pengalaman spritual,  “jazz menurut saya adalah kanvas untuk melukiskan spirit kita berupa bunyi ataunada” ungkap musisi yg sejak usia 13 tahun telah mengenal musik jazz ini.Pria berpenampilan sederhana ini mencoba untuk bermusik dengan mandiri. Hal itu terbukti dengan keluarnya album keduanya.

Koko tampil atraktive dengan beberapa nomor yaitu, Mainan, Deligation, Taste dan Switas Singasari, para penonton malam itu dibuat takjub dengan kelincahan tangan koko yang mengupas habis setiap nada yang dirangkainya serta perpaduan permainan Afan dengan steeldrum yang merupakan alat khas karibia yang coba diadaptasi dgn mengawinkan bebrapa komposisi Koko, tak lupa pula kelincahan jari Helmi yang mecabik doble bass dengan sangat akurat serta ekspresive memainkan beberapa nomor komposisi dari Koko Harsoe. Kehadiran Rudi Subekti dengan ketegasan power dari permainan drumnya seakan-akan menyiratkan kepada musisi-musisi jazz muda Malang bahwa umur tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya. Gemuruh aplaus di kedai apresiasi (Kepres) ngalam ngejazz tak henti-hentinya memberikan apresiasi yang sangat antusias. Decak kagum serta kepuasan para penonton setelah selesai acara itu bisa dilihat dari setiap wajah malam itu, seakan-akan malam di bius oleh permainan komposisi Koko Harsoe…

Sebelum Koko Harsoe  tampil malam itu, beberapa musisi jazz tersebut berbagi info dan pengalaman dengan para musisi jazz lokal malang. Acara ini didukung oleh Ngalam NGejazz Project, Wi Production, Kedai Apresiasi (Kepres), Ngalam Ngindie Project dan Batu TV. (Redy Eko P / Ngalam Ngejazz)

Ajie Wartono

Memimpin divisi Projects & Event Management. Pernah mengikuti Dutch Jazz Meeting di Amsterdam, Belanda. Selama dua tahun dipercaya menjadi Ketua Festival Kesenian Yogyakarta (2007, 2008) selain sebagai Program Director, Bali Jazz Festival dan Ngayogjazz

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker