News

WordPress 3.0 diberi kode nama pianis Thelonious Monk

Thelonious Monk - Kode Wordpress 3.0
Thelonious Monk - Kode Wordpress 3.0

Sudah menjadi mahfum bahwa Matt Mullenweg, pendiri sekaligus orang sukses dibelakang nama Wordpress merupakan pecinta berat Jazz sehingga setiap kode rilis dari software yang banyak dipergunakan awalnya sebagai alat nge-blog ini selalu berasosiasi dengan para punggawa atau maestro musik demokratis ini.

Evolusi Wordpress dari waktu-ke-waktu – kini dengan versi 3.0 – ditandai dengan penamaan Thelonious Monk – yang merupakan pianis Jazz besar dalam sejarah dunia jazz di Amerika.

WartaJazz pernah menurunkan tulisan tentang  “Chet Baker dan WordPress 2.8″ nya (https://www.wartajazz.com/news/beyond-jazz/2009/06/11/chet-baker-dan-wordpress-28/), dan “WordPress 2.9 dirilis dengan code name Carmen McRae” (https://www.wartajazz.com/news/2009/12/19/wordpress-2-9-dirilis-dengan-code-name-carmen-mcrae/) sebagai bagian dari apresiasi kami pada “software smart” ini.

Sudah barang tentu apresiasi ini muncul karena backend situs anda ini memang didukung oleh Wordpress, dan pilihan itu tentu setelah mempertimbangkan banyak aspek seperti kemudahan customisasi, ketersediaan layanan support atau bantuan dari jaringan programmer, plus kemandirian untuk menentukan pilihan plugin yang harus dipakai – seperti halnya jazz, kebebasan dalam mengekspresikan nada dan gaya.

***

Thelonious Sphere Monk demikian nama lengkapnya lahir 10 oktober 1917 dikenal dengan beberapa nomor standardnya seperti “Epistrophy”, “‘Round Midnight”, “Blue Monk”, “Straight, No Chaser” dan “Well, You Needn’t”.

Dalam sejarah jazz tercatat bahwa Monk merekam lebih dari 1000 lagu yang membuat namanya setingkat dibawah komposer jazz Duke Ellington.

Ia sering disebut-sebut sebagai penggagas bebop, Monk berkelakuan idiosyncratic. Secara visual ia terkenal dengan gaya fashion yang berpadu topi dan kacamata. Terkadang dalam permain pianonya ia berhenti dan kemudian menari-nari yang kerap melakukan gerakan berputar terbalik atau turning counterclockwise dengan perbandingan pada goyangan-cincin dan tarian Sufi.

Monk pernah menjadi cover majalah kenamaan Time dan ia termasuk diantara lima orang yang mendapat kehormatan tersebut. Empat musisi lain adalah Louis Armstrong, Duke Ellington, Wynton Marsalis, dan Dave Brubeck).

Tags

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker