News

London Jazz Festival

Pesta Jazz tahunan London Jazz Festival kembali menghiasi kota London mulai Jumat hingga Sabtu selam kurang lebih 10 hari. Acara musik terbesar di London ini digelar bersama Radio 3 BBC  dan disponsori Jazzwise, menampilkan 270 pertunjukan di lebih dari 50 venue.

Bintang-bintang sekelas Sonny Rollins, Herbie Hancock, Hugh Masekela dan Charles Lloyd, dan ratusan artis lainnya menghampiri para penikmat jazz di kelab-kelab, panggung gratisan, workshop maupun siaran di radio berupa wawancara sebelum pertunjukan dalam seri the Hear Me Talkin’ To Ya.

Sejumlah tiket pertunjukan bahkan ludes diserbu sebelumnya. Diantaranya Hugh Masekela, Paco De Lucia, Esperanza Spalding, Palle Mikkelborg & Marilyn Mazur, Marilyn Mazur, Jazz for Kids, Nikki Yanofsky, Polar Bear, Ian Shaw & Juliet Roberts, Sonny Rollins, AfroCubism, Chris Potter, Natalie Williams: Big Sing dan Brad Mehldau.

London Jazz Festival memang memiliki pengaruh dikalangan pecinta musik Jazz khususnya dibagian Barat Eropa. WartaJazz berkesempatan bertemu dengan direktur festival John Cummings dalam sebuah acara di Singapura beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan bagaimana acara  ini berlangsung dari tahun ke tahun.

Awalnya

Awalnya pada era 1970-an, London Borough of Camden memiliki ide untuk memasukkan Jazz Mingguan ke festival Camden yang sudah berlangsung lama. Dalam dua windu Camden Jazz Week – demikian namanya waktu itu – diselenggarakan di sejumlah venue seperti the Roundhouse, Shaw Theatre, Logan Hall, Bloomsbury Theatre, the Forum – baik dalam musim semi maupun musim gugur.

Di awal sembilan puluhan Camden Festival tak dilaksanakan lagi, meski  the Borough tetap mendukung Jazz Week selama beberapa tahun, namun tampak jelas bahwa arah baru harus ditemukan terutama dalam soal pendanaan dan prioritas acara.

London Arts Board yang sekarang menjadi Arts Council England mendukung secara aktif, sementara Serious – yang menjadi produser Camden weeks selama beberapa waktu menjadi teknisi yang mengevolusi kehadiran London Jazz Festival di 1992.

Meramu internasional dan artis asal Inggris – komitmen pada pendidikan Festival ini memulai sayapnya dengan menginisiasi menjadi bagian kota, menggabungkannya dengan ragam budaya dan menyebarluaskannya ke seantero London tiap minggu sepanjang tahun.

Tujuh Belas tahun usia festival ini, maka banyak cerita sukses yang diraih olehnya. Ragam penampil yang memiliki reputasi dunia adalah menu istimewa selama sepuluh hari.

Tags

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker