News

En Español: Sanjungan untuk Nat King Cole, oleh saksofonis David Murray

Dalam karir bermusiknya, saksofonis eklektik David Murray selalu hadirkan gaya singular, yang justru ia dapatkan dari latar belakang pluralistik. Sebagai petualang estetika bunyi, dirinya telah menelusuri jazz dari berbagai perspektif; avant-garde, post-bop, sampai menjejaki akar jazz hingga Afrika, semisal Fo Deuk Revue dan Gwotet (Justin Time Records, 1997, 2004) bersama musisi-musisi Senegal.

Melihat sudut pandang David yang begitu luas, maka tidaklah mengherankan tatkala dirinya membuat tribute untuk Nat King Cole di album terbaru David Murray Cuban Ensemble Plays Nat King Cole: En Español (Motema Music, 2011), dengan merujuk kepada dua album Nat berbahasa Spanyol; Cole Español dan More Cole Español (Capitol Records, 1958 & 1962). Digarap bersama sejumlah musisi muda Kuba, album tersebut memuat lagu-lagu signature Nat seperti “Quizás, Quizás, Quizás” dan “Cachito.”

David Murray Cuban Ensemble (foto oleh Jeroen Bosman)
David Murray Cuban Ensemble (foto oleh Jeroen Bosman)

Menurut David, soal albumnya ini, adalah alasan musikal juga personal. Waktu berada di Havana, Kuba beberapa tahun silam, ia mengamati gambar Nat pada dinding Egrem Studios. Hal itu memicu memori masa kecil, saat menyaksikan Nat di layar televisi.

“Orang tua saya kolot secara religius, mereka tak suka apapun yang berbau jazz saat itu,” kenang David. “Namun mereka gemar pada Nat King Cole karena ia memberikan citra positif atas orang kulit hitam, dan bagi saya, Nat tampak keren juga memesona dalam tuxedo, dengan trionya waktu itu. Nat bukan saja orang Afro-Amerika pertama yang tampil di televisi, ia pun salah satu seniman crossover yang serius pula berbakat,” imbuhnya.

Dari sisi personal, David yang lahir di Oakland, California namun kini membagi waktu antara Perancis dan Portugal, lewat albumnya ini juga ingin membantu istrinya, Valerie Malot, dan anak-anak mereka untuk mengeksplorasi ragam warisan budaya mereka. Valerie, pula menjadi manajer dan ko-produser David, berdarah campuran Perancis dan Spanyol Kuba. Album ini didedikasikan untuk ibunda Valerie, Maria Olga Duque Torres.

David melakukan aransemen bergaya Afro-Cuban untuk albumnya ini, didukung oleh ansambel yang terdiri atas para musikus belia dari Kuba. Berpijak pada bentuk musik tradisi bolero atau cha-cha-cha, David meramunya dengan harmonisasi menantang, terkadang disonan, namun tetap menampilkan keindahan tersendiri.

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker