News

Djarum Super Mild Malang Jazz Traffic, tampilkan BLP, Budjana, Tohpati dan Balawan

“Djarum Super Mild Malang Jazz Traffic”
KEBESARAN TRISUM AKAN TERULANG DI KOTA MALANG?

SEJARAH pernah mencatat, barometer dunia musik Indonesia, khususnya untuk musik rock adalah Malang. Maka jangan main-main dengan kuping orang Malang yang sudah terlatih dengan musikalitas tinggi.

Fakta itiu tidak bisa dipungkiri, karena sejak tahun 60 dan 70 an, banyak musisi besar lahir dari kota Malang. Sebut saja dari Ian Antono, Mickey Marchelbach (alm), Sylvia Saartje, Abadi Soesman sampai Shaharani.

Di era sekarang, ketika musik jazz sedang getol bersosialisasi diri dengan masyarakatnya, maka kota Malang menjadi kota yang pantas menggelar festival jazz bertajuk “DJARUM SUPER MILD MALANG JAZZ TRAFFIC” yang akan terselenggara pada hari Senin, 28 November 2011 di Kartika Graha Malang.

Berbeda dengan seri Jazz Traffic di Semarang dan Surabaya, event yang ada di kota Malang ini lebih spesifik dengan menampilkan 2 band ternama yakni BLP dan tiga gitaris kenamaan yakni I Gede Dewa Bujana, Tohpati dan Balawan. Tiga nama terakhir ini yang perlu dicatat, karena ini akan menimbulkan pertayaan besar, mungkinkah kebesaran TRISUM akan terulang lagi?

Jika itu benar, maka kota Malang adalah kota pertama yang menjadi kebangkitan “tiga setan gitar” Indonesia itu.

Acara ini merupakan yang terbesar dari semua penyelengaraan acara jazz di kota Malang selama ini. Seperti halnya sebuah festival jazz, acara ini akan menampilkan para band penampil secara bergantian, dengan dukungan tata suara 20 ribu watt, dan kecanggihan tata lampu (lighting system).

MUSISI PENAMPIL (HI-LIGHTS ARTIST)

BARRY LIKUMAHUWA PROJECT (BLP) (fusion/funk)

Sebagai anak dari musisi jazz ternama Benny Likumahuwa, karir Barry Likumahuwa di dunia jazz meluncur deras. Belajar alat musik khususnya bas sejak usia 11 tahun ketika ia terkagum-kagum dengan permainan basist John Pattitucci yang merupakan sideman-nya Chick Corea saat tampil di Jakarta.

Grupnya, Barry Likumahuwa Project (BLP) dibentuknya saat ia menemukan beberapa musisi sebaya yang memiliki visi yang sama. Mereka adalah. Mattew Sayers (vokal), Jonas Wang (drum), Hendry Budidarma (gitar), Doni Joesran (kibor), dan Dennis Junio (sakspofon).

Maklum anak muda, permainan bas Barry sungguh liar, tapi tetap patuh pada koridor teknis yang rapi. Gaya cabik (chopper) bukan lagi sekadar isian sehingga ia menjadi satuan yang harmonis dan sama sekali tidak emosional.

Tampil beberapa kali di acara festival jazz internasional di Jakarta, membuat gaungnya sampai ke daerah. SJL-lah yang pertama kali membawa BLP ke kota Semarang tahun 2009 sehingga kini BLP memilki kantung-kantung fans di kota ini.

BUJANA – TOHPATI – BALAWAN (nu-jazz fusion)

Tiga gitais jazz ini pernah bergabung dengan nama besar TRISUM. Membayangkan bagaimana sama-sama pemain gitar tampil dalam satu panggung, tentu akan membingungkan. Namun di tangan tiga gitaris itu, hasilnya sungguh berbeda dan malah menimbulkan harmonisasi baru di era nu-jazz fusion..

“Bermain dengan format tiga gitar ini memang menguji kami untuk bisa saling memahami bahasa masing-masing,” ini kata I Gede Dewa Bujana semasa TRISUM masih berjaya. Maka seprti juga giaris lain dalam ghrup ini, masing-masing justru mampu untuk membangun percakapan dengan bahasa masing-masing, yakni bahasa gitar. Karena masing-masing memiliki karakter permainan yang berbeda.

Bertemunya 3 gitaris ini sungguh diluar dugaan, karena orang menilai bahwa TRISUM tidak lagi bisa dsatukan karena kesibukan masing-masing gitarisnya. “Namun kami bersyukur bisa memangungkan mereka kembali, meski dengan nama masing-masing dan bukan dengan nama TRISUM,” kata Rita Noya, penggagas pertemuannya 3 gitar ini. (BI)

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker