News

Salihara Jazz Buzz persembahkan Bintang Indrianto

Jazz-Buzz-Bintang Indrianto
Jazz-Buzz-Bintang Indrianto

Rangkaian ketiga dari program Salihara Jazz Buzz ini menampilkan Bintang Indrianto, pemain bass yang telah merilis dan menggarap sejumlah album, seperti Jazzybass, Jazzyduet, Jazzysax, dan Jazzy Christmas. Ia dikenal kerap bermain dengan bebas di antara berbagai warna jazz atau fusion, musik dunia dan sesekali memainkan rock. Terakhir, Bintang merilis album bersama Sruti Respati dan Sujiwo Tejo, Yaiyo; dan terlibat dalam pembuatan album Sruti Respati, Sruti, Kemarin, Esok Adalah Saat Ini. Bintang adalah salah satu musikus pendukung untuk Dwiki Dharmawan String Quartet, Spirit dan Bhaskara; session player untuk beragam rekaman dan pementasan musik Iwan Fals, Kla Project dan lain sebagainya. Ia juga menggagas proyek studio Akordeon—bersama Rindra Risyanto, Roedyanto Warsito dan Sruti Respati, yang menggabungkan beragam musik lintas genre dan mengawinkan berbagai alat musik; seperti tetabuhan kendang dan rebab. Di pertunjukan ini, Bintang memasukkan elemen seruling dan koor dalam beberapa komposisi.

Berbeda dengan penampil lainnya dalam program ini, karya-karya yang dibawakan Bintang berdasarkan melodi world music—sebagaimana tercermin dari ragam instrumen musik yang ia pilih. Selain itu, pertunjukan Bintang juga bersifat teatrikal dengan tujuh pengadeganan yang membawakan suasana kesedihan dan kesuraman.

Musisi yang terlibat dalam konser ini adalah, Kiki Dunung (kendang, rebab, perkusi etnik), Imam Garmansyah (keyboard), Arief Setiadi (seruling), Saat Borneo (saksofon & flute), dan Triniti Choir mengisi dalam paduan suara. Dalam konser ini akan ada penampilan khusus dari Bonar Sihombing dan Koor AMA-HKBP Menteng; serta Fadly ”Padi” (vokal) dan Zahra (vokal).

Saksikan penampilan Bintang dan kawan-kawan di Teater Salihara, Sabtu 4 Februari 2011 mulai pukul delapan malam Waktu Indonesia Barat. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tel. 021-789-1202 Faks. 021-780-5180 atau datang langsung ke Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

***

Jika dulu musik jazz memiliki citra sebagai genre musik yang “eksklusif” dan hanya bisa dinikmati segelintir orang, maka kini ia mengalami perubahan. Musisi jazz bermunculan dan beragam pertunjukan jazz di Indonesia, dari yang berskala kecil sampai yang internasional, semakin sering diselenggarakan dan dipadati pengunjung. Menyambut pergantian tahun, Komunitas Salihara turut meramaikan kancah musik jazz dengan menyelenggarakan pertunjukan jazz yang tidak menggunakan format band biasa—di luar perpaduan gitar, bass, trompet, dan drum.

Empat musisi yang tampil dalam rangkaian program Salihara Jazz Buzz adalah nama-nama yang sudah tak asing lagi di dunia jazz Indonesia: Dony Koeswinarno, Tohpati Ario Hutomo, Bintang Indrianto, dan Dewa Budjana. Mereka juga dikenal banyak melakukan penjelajahan dalam komposisi musik dan aransemen. Untuk Salihara Jazz Buzz ini, keempat musisi itu akan tampil dengan berbagai bentuk dan karakter musik jazz menggunakan instrumen yang jarang dipadukan dalam genre musik ini; seperti gitar dan cello, atau marimba dan kontrabass. Format band yang eksperimental ini juga menuntut para musisi membawakan karya-karya baru yang dibuat khusus untuk tiap pertunjukan, sehingga akan tampil berbagai warna dan suara jazz yang unik dan berbeda dari yang biasa dipentaskan.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker