News

Medeski Martin & Wood: spontan, kreatif, dan semakin membuka diri

Berinisial nama belakang John Medeski, Billy Martin, dan Chris Wood, trio super Medeski Martin & Wood (MMW) adalah salah satu grup yang berada di garda terdepan musik kreatif.

MMW
MMW

Dibentuk tahun 1991, John sebagai punggawa kibor dan piano, Billy memukul drum dan perkusi, serta Chris dengan kontrabas pula bas gitarnya, tiga sekawan ini terus melaju, menjawab tantangan jaman lewat olah bunyi kreatif, meramu acuan musik eksperimental, kompleksitas elektronika, serta spontanitas jazz. Penuh lonjakan kreatifitas, MMW kian terbuka atas segala kemungkinan, tak ingin musik yang mereka garap dikerdilkan oleh sebuah kemapanan genre.

Sejak debut Notes from the Underground (Gramavision Records, 1992), MMW kerap berevolusi dalam karyanya, silih berganti elektro-akustik, ambient music, funk, hip-hop, bahkan klezmer, untuk Zaebos: Book of Angels Volume 11 (Tzadik Records, 2009) menampilkan komposisi jazz avant-garde milik John Zorn sebagai bagian Masada Project.

Ada pula Let’s Go Everywhere (Little Monster Records, 2008), album yang mengeksplorasi aspek musikal kanak-kanak, spontan, jenaka, dan polos serta melibatkan pula sekumpulan bocah di proses rekamannya.

Setelah berpindah-pindah label, di tahun 2006 MMW berhasil memilki perusahaan rekaman sendiri, Indirecto Records. “Dengan adanya label atas nama kami sendiri, kami dapat menggarap musik yang kami mau, dan memproduksi sebanyak yang kami inginkan,” tutur John.

Mereka juga telah merilis proyek fenomenal The Radiolarian Series (Indirecto Records, 2008-9), yang membalik proses rekaman pada umumnya, berpedoman pada “Write > Tour > Record > Repeat.” Jadinya adalah sebuah garapan musik yang benar benar baru dan menyegarkan.

MMW merilis pula film dokumenter mereka Fly in a Bottle (Indirecto Records, 2011) dalam format DVD, menampilkan gambaran MMW secara intim, dengan fokus pada interaksi antar personil pula musik yang mereka buat selama 20 tahun lebih bersama. DVD tersebut menyediakan akses penuh bagi para fans maupun kritikus MMW tentang keseharian mereka. Sesuatu yang begitu nyata, alami, dan sangat personal.

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker