NewsProfile

BOBBY MCFERRIN Don’t Worry Be Happy…

Musik pertama yang dikenal oleh manusia adalah suara manusia itu sendiri sebelum mereka mengenal alat musik lainnya, sehingga olah suara merupakan hasil seni musik yang paling tua dan utama. Di era awal musik jazz pun, peran seorang penyanyi sama perannya dengan pemain alat musik yang lain, bukan hanya sebagai latar ataupun bahkan diiringi, mereka bagian yang menyatu dalam komposisi dan permainan. Tradisi ini yang tampak pada apa yang dilakukan oleh seorang Bobby McFerrin, dengan kemampuan olah vokalnya yang luar biasa, dengan disiplin latihannya dan referensi yang luas menjadikan Bobby selain menguasai banyak teknik vokal juga mempunyai style musik yang beragam. Kreativitas dan imajinasinya sebagai seorang seniman mendukung Bobby untuk terus bereksplorasi, selain sering menemukan teknik-teknik vokal yang unik dan tentunya “vocabulary” baru yang diciptakannya sendiri untuk mendukung improvisasinya.

Minat musik yang digeluti oleh Bobby sangat luas, terinspirasi dari referensi-referensi yang didengarnya semenjak kecil sampai remaja, dia merambah berbagai macam genre, R&b, Jazz, Classic, Kontemporer, Funk bahkan World Music. Sehingga gaya musik-musik tersebut banyak mewarnai album-albumnya, gaya bermusik Bobby menyatukan kreatifitas, kecerdasan dan teknik vocal yang canggih, funky sekaligus halus, tertata tapi juga lepas tanpa beban, elegan dan agresif , bisa dikatakan seolah mencerminkan gabungan dari kebebasan Miles Davis dan John Coltrane, berkelas layaknya Duke Ellington dan Mozart, funky seperti James Brown dan Sly Stone, gaya cool Bob Marley, kedalaman jiwa dari Marvin Gaye, berkarakter bagaikan Ella Fitzgerald dan Aretha Franklin serta ditambah spirit musik afrika dan blues, semuanya menyatu dan seolah sudah berada dalam DNA dari Bobby McFerrin.

Dilahirkan diNew Yorkpada tahun 1950, ayahnya Robert McFerrin Sr. adalah seorang penyanyi klasik dan orang Afro-Amerika pertama yang melakukan Solo di Metropole Orchestra. Pada saat Bobby umur 8 tahun keluarganya pindah ke Hollywood dan dia mulai berkenalan dengan alat musik, pada awalnya clarinet dan kemudian piano, dan saat itulah Booby menyadari bahwa dirinya memang ditakdirkan di jalan musik. Semasa bersekolah Bobby masih bermain piano dan bermain dengan band sekolahnya, saat kuliah dia menjadi pemain piano di Fakultas Tari, suatu ketika dia menyadari bahwa dirinya lebih merupakan seorang penanyi, kemudaia dia ikut audisi dan diterima bernyanyi di sebuah bar hotel diSalt Lake City.  Tahun 1979 setelah pindah ke San Fransisco di bertemu dengan Linda Goldstein seorang penyanyi jazz sekaligus artist agency, dan mulailah Bobby masuk dalam dunia professional, Goldstein-lah yang mendorong dan membimbing Bobby untuk terus bereksplorasi mengembangkan gaya bermusik dan bernyanyinya yang unik.

Di tahun 1980 Bill Cosby tertarik pada Bobby dan mengatur untuk tampil di Playboy jazz Festival. Tahun berikutnya dia tampil di Jazz Festival Kool, New York yang kemudian membuat dia di kontrak oleh perusahaan rekaman Elektra dan rekaman pertamanya dirilis tahun 1982 yang mempunya warna pop dan jazz dengan diiringi musisi-musisi lain. Setelah itu terinspirasi dari bebrapa album solo piano Keith Jarett Boby mencoba untuk emnjadi penanyi solo tanpa diiringi musik, dia sendirilah yang menciptakan musik dari olah vokalnya. Dan pada tour konser album berikutnya  The Voice, Bobby sudah tampil secara solo dan teranyata hasilnya luar biasa dan menadapat sambutan yang baik dari para penontonnya. Dan mulailah Bobby mendapat banyak perhatian baik dari penggemar musik maupun para musisi dan tentunya industri musik. Dan sampai saat ini dia sudah mengantongi sepuluh Grammy Award, salah satunya yang sangat popular adalah lagunya “Don’t Worry Be Happy” yang menyabet tiga kategori dalam Grammy Award untuk “Song Of the Year” , “ Record Of The Year” dan “Best Pop Vocal Performace, male”. Selama karirnya Bobby juga sudah banyak bekerja sama dengan para musisi-musisi hebat dari berbagai macam genre, jazz, pop, classic, world music dan melakukan rekaman dnegan berbagai jenis musik. Chick Corea dan Yo-Yo Ma merupakan musisi yang membuat album kolaborasi dengan Bobby, dan dia juga membantu banyak musisi hebat seperti Quincy Jones, Al Jarreau, Wynton Marsalis, Dizzy Gillespie, Manhattan Transfer, En Vouge, Grover Washington dan masih banyak lagi. Dia juga tampil dengan beberapa orchestra seperti San Francisco Symphony, the New York Philharmonic, the Chicago Symphony Orchestra, the Cleveland Orchestra, the Philadelphia Orchestra, the Los Angeles Philharmonic, the London Philharmonic dan Vienna Philharmonic.  Musik untuk saya,” kata Bobby, “adalah seperti sebuah perjalanan spiritual ke dalam kedalaman
jiwaku. Dan saya ingin berpikir kami semua dalam perjalanan ke dalam jiwa kita. Apa di bawahsana? Itulah mengapa saya melakukan apa yang saya lakukan. ” Dengan kerja keras, kemauan dan semangat yang tinggi, tak ada yang dikhawatirkan dan pasti akan membuat bahagia, jadi… Don’t Worry Be Happy. (Aji/Wartajazz)

Tags

Ajie Wartono

Memimpin divisi Projects & Event Management. Pernah mengikuti Dutch Jazz Meeting di Amsterdam, Belanda. Selama dua tahun dipercaya menjadi Ketua Festival Kesenian Yogyakarta (2007, 2008) selain sebagai Program Director, Bali Jazz Festival dan Ngayogjazz

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker