News

Bobby McFerrin: The Spontaneous Inventor!

“Music is like a spiritual journey down into the depths of my soul. And I like to think we’re all on a journey into our souls. What’s down there? That’s why I do what I do.”
– Bobby McFerrin

Kalau hanya mengenal Bobby McFerrin lewat hit “Don’t Worry, Be Happy,” itu menandakan sebuah kesia-siaan. Betapa tidak? Bobby ialah seorang musisi idiosinkratik dengan rekam jejak karya begitu ekstensif, melibas batasan genre – jazz, pop, musik klasik, soul, R&B, blues, world music, bahkan musik zonder kategori – semua itu tersaji tanpa pretensi.

Bobby McFerrin
Bobby McFerrin

Sebagai seniman vokal, Bobby punya jangkauan suara luas; dengan mudah beralih falsetto hingga register bawah yang memberi efek fonik plural, adaptasi perkusif lewat anggota tubuh, serta kemampuan untuk bernyanyi multifonik memanipulasi resonansi pada rongga mulut. Singkatnya, Bobby McFerrin seorang diri seperti sebuah orkestra, di mana orkestra tersebut adalah Bobby! Lebih lanjut ia menggagas Voicestra, berisi selusin vokalis dengan acuan jazz, R&B, sampai opera klasik India.

Iapun kerap berkolaborasi dengan musisi lain, semisal Chick Corea di album duet Play (Blue Note Records, 1990), The Mozart Sessions (Sony Music, 1996) – bersama St.Paul Chamber Orchestra, cellis ternama Yo-Yo Ma, Hush (Sony Music, 1991), legenda fusion Joe Zawinul, Dialects (Columbia Records, 1986), juga Herbie Hancock, untuk soundtrack film ‘Round Midnight (1986) yang dibintangi saksofonis Dexter Gordon.

Album terkini adalah VOCAbuLarieS (Emarcy Records, 2010), proyek ambisius Bobby untuk merayakan seni vokal dari penjuru dunia secara kaleidoskopik, menyertakan lebih dari 50 seniman vokal terbaik dengan eksperimentasi menakjubkan, salah satunya menggarap koor virtual terdiri atas 1.400 trek vokal!

Seperti  diungkapkan majalah Newsweek, “Ada sesuatu yang adiguna pada jangkauan dan teknik vokal Bobby McFerrin. Ia dengan mudahnya beralih-suara layaknya seekor burung, soprano operatik, seorang balita, pemain trumpet bebop, bahkan seperti orang dari planet Mars.”

Tertulis pula pada situs resmi Bobby,”Menyimak Bobby McFerrin dapat menyebabkan lenyapnya prasangka, efek sampingnya berupa kegembiraan, perspektif baru tentang kreatifitas, penolakan atas prediksi, dan seketika, dorongan besar untuk menginginkan spontanitas yang murni.”

Tags

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker