News

Penghargaan ECHO Award 2012 untuk 3 artis jazz dari ACT Music

ACT musicTiga artis dari label ACT Iiro Rantala, Joachim Kühn dan Magnus Öström berhasil menyabet ECHO Jazz Award 2012 – penghargaan paling penting dalam dunia musik Jerman, demikian hasil pengumuman German “Phono Akademie”, insitusi yang mengurusi asosiasi industri musik atau IFPI / Bundesverband der Musikindustrie e.V.

Menariknya, pemenang kategori “pianist of the year, international” adalah pianist asal Finlandia, Iiro Rantala, lewat solo album “Lost Heroes” (ACT 9504-2) yang juga memenangkan penghargaan German record critics’ award tahun 2010 silam. All About Jazz memuji album ini sebagai superb tribute, a giant of an album.
 
Sementara penghargaan ECHO Jazz untuk “drummer of the year, international” jatuh kepada drummer asal Swedia Magnus Öström untuk album “Thread of Life” (ACT 9025-2). Öström dikenal luas dan sempat mampir ke Jakarta, karena tampil bersama trio tersohor, “e.s.t.”. Album ini punya makna spesial untuk Öströms karena ini adalah upaya kembalinya ke dunia musik setelah meninggalnya pianis  Esbjörn Svensson. Album “Thread of Life”, memiliki materi jazz, progressive rock, drum’n’bass dan minimalis musik.
 
Pianis Joachim Kühn tentu sudah tidak diragukan lagi diantara musisi penting dari German dan pernah menerima ECHO Jazz lifetime achievement award bersama saudaranya Rolf tahun 2011. Kali ini penghargaan untuknya adalah ECHO Jazz for “big band album of the year” untuk album “Out of the Desert Live” (ACT 9521-2), yang mendokumentasikan konser perayaan Joachim Kühn Trio dan Frankfurt Radio Big Band sewaktu Berlin JazzFest 2010.
 
ACT merupakan salah satu perusahaan rekaman penting dari German. Dalam kesempatan JazzAhead! 2012, Siggi Loch sang founder menerima penghargaan Škoda Award. Perannya dalam menjaga dan mengembangkan musik lebih dari setengah abad – mulai dari hobinya bermain drums hingga mengoleksi album dan akhirnya menjadi boss ACT – yang merayakan ulang tahun ke-20-nya tahun ini merupakan tokoh penting bagi dunia Jazz di Jerman dan Skandinavia, karena perhatiannya pada generasi jazzer muda.

 

Tags

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
WhatsApp Perlu bantuan?