Java Jazz FestivalNews

Ade n Brother dan Maya Hasan Memukau Pengunjung Java Jazz Festival 2013

Ade n brother yang beranggotakan Ade Irawan ( Piano ), Doni Sundjoyo ( Contrabass ) & Sandy Winarta ( Drum ) tampil memukau ketika bermain di Java Jazz Festival 2013. Bertembat di Ruang Lawu , lantai 6 JI Expo Kemayoran Jakarta, Ade n brother membawakan karya-karya maestro Jazz asal Surabaya, Bubi Chen. Salah satu alasan mengapa Ade Irawan maupun Sandy Winarta membawakan karya Bubi Chen , karena music-musik Bubi telah menginspirasi mereka sehingga terbentuknya Ade n Brother ini. Selain membawakan karya Bubi, Ade n Brother membawakan karya ciptaan pianis mereka. “Fussionatic” merupakan salah satu lagu yang mereka mainkan sore itu. Walaupun tidak terlalu dipadati penonton, permainan maksimal dari Ade, Doni , dan Sandy mampu membuat penonton yang hadir terpesona dan takjub.  Kepiawaian  interaksi antar pemain , serta kemampuan indvidu dari anggota Ade n Brother ini sangat luar biasa. Dalam permainan sore itu, mereka bertiga mampu memperlihatkan kemampuan musikalitas mereka baik secara individu maupun secara kelompok.

Ade n Brother
Ade n Brother, bermain dengan apik di Java Jazz Festival 2013

Tidak banyak musisi Indonesia yang mampu bermain harpa dan diakui secara internasional. Maya Hasan, salah satu pemain Harpa asal Indonesia yang mampu berbicara di industri musik internasional. Antusiasme terhadapa Maya terlihat ketika  30 menit sebelum acara dimulai, sudah terdapat antrian penonton di depan pintu ruang Lawu. Tentu saja , ketika pintu dibuka penontin langsung masuk untuk mencari posisi duduk yang paling dekat dengan panggung. Tak lama setelah ruangan dipenuhi penonton , Maya naik ke atas panggung dan mulai memainkan Harpa, alat musik yang telah membawanya dikenal secara internasional. Dalam penampilannya malam itu, Maya menggunakan dua buah harpa. Satu harpa berukuran kecil dan yang satu lebih besar. Pada Awal acara, wanita kelahiran 10 januari 1972 ini menggunakan harpa yang berukuran kecil. Total Maya memainkan 10 melodi lagu selama kurang lebih 50 menit. Mulai dari karya Mozart hingga lagu karyanya sendiri seperti “Need” yang dikerjakan dengan sahabatnya asal Amerika, Brian Morgan. Selain tampil solo, Maya juga berduet dengan anaknya , Ostin. Harmonisasi antara gitar yang dipetik Ostin dan Harpa yang dimainkan Ibunya sukses membuat penonton berdecak kagum. (Bagus Kristomoyo/WJ)

Maya Hasan
Maya Hasan, tampil memukau di Java Jazz Festival 2013

Tags

Bagus Kristomoyo

Jazz-holic and Frame-chaser

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker