News

Dira Sugandi akhiri Loca Fore 2013 lewat rendisi the Beatles

Selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat (13/9), kawasan Bale Pare, Kota Baru Parahyangan dibanjiri pengunjung LocaFore 2013, sebuah festival tahunan yang memadukan seni, desain dan jazz. Di samping pameran karya-karya seni rupa dan beragam produk lokal, tentunya sederet musisi jazz ramaikan pula arena pertunjukan yang menjadi daya tarik utama.

Dibuka oleh sajian akustik 4 Peniti pada Jumat sore, dan selanjutnya dimeriahkan oleh sejumlah musisi muda maupun senior, LocaFore 2013 menempatkan penyanyi asal Bandung Dira Sugandi sebagai penutup rangkaian acara. Lepas pukul 10 Minggu malam (15/9), Dira nyanyikan tembang-tembang lawas dari grup legendaris the Beatles dalam balutan aransemen jazzy.

Dira Sugandi - LocaFore 2013 (Foto: Reynaldo Gultom/WartaJazz)
Dira Sugandi – LocaFore 2013 (Foto: Reynaldo Gultom/WartaJazz)

Di sela-sela penampilannya, Dira berujar, “saya agak grogi kalau manggung di rumah sendiri, soalnya penonton Bandung itu pada kritis. Nyanyi fals sedikit aja langsung dikomentarin,” papar Dira dalam dialek Sunda. Ia melanjutkan, “tapi itu bagus, artinya penonton menuntut penampilan yang baik dari performer,” terangnya.

Lagu pertama adalah “Blackbird” yang mengalun balladic untuk selanjutnya beralih kepada “Eleanor Rigby” dengan sedikit infusi irama latin. Sebagian besar audiens terlihat hafal dengan tembang-tembang yang dibawakan dengan ikut bernyanyi bersama Dira. Introduksi piano membuka nomor cantik “Here, There and Everywhere” menuju lekuk bossa atas lantunan “If I Fell.”

Ramai penonton LocaFore 2013 (Foto: Reynaldo Gultom/WartaJazz)
Ramai penonton LocaFore 2013 (Foto: Reynaldo Gultom/WartaJazz)

Sebelum Dira tampil, sebagian pengunjung terlebih dahulu menyaksikan Doctor and the Professor di panggung sebelah yang relatif bombastis. Entah karena jenuh oleh atmosfer laid-back atas rendisi the Beatles malam itu, atau energi mereka telah terkuras oleh aksi Tompi dan kawan-kawan, terlihat satu-persatu penonton beranjak dari arena saat pertunjukan masih berlangsung. Walaupun demikian, lebih banyak yang tetap menikmati pula Dira melanjutkan dengan “Till There Was You” dan menaikkan tempo lewat nomor “Michelle.”

Menjelang akhir acara, Dira nyatakan salut terhadap pianis belia Joey Alexander serta mengajak audiens untuk berikan dukungan buat Joey, yang menurutnya adalah salah satu harapan bagi perkembangan jazz Indonesia di masa depan. Setelah sesi duet vokal/gitar atas “I Will” dan aransemen funk-ish “Something in the Way,” Dira menutup dengan nomor energik berkelir irama groovy dalam “Come Together.”

 

Thomas Y. Anggoro

Lulusan ISI Yogyakarta. Telah meliput festival di berbagai tempat di Indonesia dan Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker