Jazz di Batam & BintanNews

Asean Jazz Festival kembali digelar di Harbour Bay Batam untuk kali ketujuh

asean-jazz-festival-2014

Kota Batam kembali akan menjadi tuan rumah dan akan digoyang aksi para musisi jazz dari Indonesia dan mancanegara yang akan membawakan berbagai genre jazz pada perhelatan 7th Asean Jazz Festival (AJF) pada hari Jumat dan Sabtu, tanggal 5 dan 6 September mulai pukul 16;00 WIB (tidak dipungut biaya, terbuka untuk umum).

Masih mengambil lokasi Harbour Bay, sebuah pelabuhan ferry yang menghubungkan Batam dan Singapura, sejumlah bintang jazz akan hadir memeriahkan acara yang merupakan bersembahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Keppri dan Pemerintah Kota Batam.

Mereka yang siap ambil bagian dalam kegiatan ini antara lain Kamal Musallam (Dubai), German Dmitriev (Russia), KRAKATAU (Reunion) yang terdiri dari Gilang Ramadhan, Indra Lesmana, Trie Utami, Donny Suhendra, Pra B Dharma dan Dwiki Dharmawan yang sudah berusia hampir 30 tahun akan kembali bermain bersama yang akan menjadikan Batam sebagai tempat penampilan nya yang keempat setelah di Java Jazz Festival (Jakarta), Kampoeng Jazz (Bandung), serta Jazz Market by the sea, Tanjung Benoa (Bali) dan diharapkan juga dapat menarik perhatian fans Krakatau dari negeri tetangga Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

Tidak ketinggalan akan tampil juga bintang muda Monita Tahalea, penyanyi jazz asal Surabaya Nina Tammam bersama Surabaya All Stars Big Band, gitaris Agam Hamzah bersama bassis Adi Darmawan dan drummer Gerry Herb serta ramuan a’la Jazz Melayu dari Tengku Ryo juga wakil dari Batam lainnya yaitu Batam Jazz Society dan Groovinity.

Kegiatan ini dimulai dengan Jazz Clinic untuk komunitas jazz di Batam yang akan dipandu oleh musisi asal Amerika Serikat Brian Batie.

Festival Jazz yang tahun ini memasuki tahun ke 7 tersebut diadakan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara utamanya cross-border visitor atau kunjungan lintas batas negara serta sekaligus menguatkan promosi pariwisata Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sapta Nirwandar menyatakan, “ASEAN Jazz Festival yang tahun ini menginjak tahun ketujuh, akan menjadi bagian dari program unggulan untuk mempromosikan pariwisata sekaligus sarana meningkatkan industri ekonomi kreatif “

Akan ada 2 stage yaitu “Wonderful Indonesia Stage dan “Wonderful Keppri Stage”  dalam acara 7th AJF tahun ini seperti yang disampaikan Direktur Festival Dwiki Dharmawan. Ia juga memastikan bahwa sajian festiavl akan menyuguhkan keragaman genre musik jazz dari straight ahead hingga funk.

Dalam perjalanannya Asean Jazz Festival sebelumnya pernah menampilkan sejumlah musisi seperti Bob James, Toninho Horta (Brazil), The Brag Pack (Belanda), Sandra Viraj (Filipina), Natasha Pattamapongs (Thailand), Eastmania (Dubai), Andien, Dira Sugandi, Rieka Roslan, Simak Dialog, Urban Phat, Bandaneira, Bass Groove (Malaysia), Fabian Lim (Singapura), Steve Thornton (USA/Malaysia), Jeremy Tordjman (Perancis), Barry Likumahuwa, Syaharani dan lain-lain.

Semilir angin laut dan suasana festival yang cozy beserta pemandangan cantik lampu-lampu kapal pada malam hari akan menjadi lansekap yang melengkapi sajian music penuh improvisasi.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker