News

Sultan bersama Syaharani: Project terbaru dari The Swing Boss Jazz Band

sultan-syaharani

Kesultanan merupakan pembentuk akar budaya Sulawesi dan Kalimantan. Dimulai dari Sultan Hasanuddin Kerajaan Gowa-Tallo Makassar, Sultan Saadudin Bone, Sultan Botutihe Gorontalo, hingga menyebrang ke Sultan Alkadrie Pontianak, lalu menyebar ke Kesultanan Kutai, Kesultanan Banjar, Kesultanan Sambas, Kesultanan Berau, dll., semuanya menorehkan cerita yang berbeda.

Bulan Juli ini, The Swing Boss Jazz Band akan mencoba merekayasa kembali kekuatan Kesultanan wilayah Indonesia Tengah itu melalui pagelaran A Jazz Tribute to Sultan (Sulawesi Kalimantan) Folksongs dengan didukung oleh Syaharani dan Sion Brothers a cappella.

Sejak dibentuk oleh 7 orang sahabat tahun lalu, The Swing Boss Jazz Band selalu konsisten menampilkan lagu-lagu daerah Indonesia dalam kemasan jazz. Penampilan terakhir mereka dalam Jazz Gunung 2015 kemarin memperlihatkan aksi musik yang hangat, berapi-api, dan elegan dari aliran swing bossanova yang mereka anut.

Mari datang dan saksikan sendiri kekuatan budaya Sulawesi Kalimantan dari kacamata jazz hari Sabtu, 4 Juli 2015, pukul 15.00 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta.

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker