News

Konser Dewa Budjana dan John McLaughlin digelar di Ubud Oktober mendatang

Konser Duaji Guruji Dewa Budjana dan John McLaughlin
Konser Duaji Guruji Dewa Budjana dan John McLaughlin

Tanah Ubud yang magis dan penuh pesona, kembali akan menjadi tuan rumah untuk sebuah pertunjukan musik penting bulan Oktober 2015 mendatang.

Pada 18 Oktober 2015, dua maestro gitar dunia, Dewa Budjana dan John McLaughlin akan mengawinkan energi mereka untuk sebuah pertunjukan spesial yang dihelat guna menyambut berdirinya Museum Gitarku milik Dewa Budjana.

Pertunjukan bertajuk DuajiGuruji ini akan berlangsung di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Jalan Pengosekan, Ubud. Diharapkan, sekitar 2000 orang akan memadati pertunjukan ini. Dewa Budjana dan John McLaughlin akan didukung pula oleh The 4th Dimension.

Nama Duaji Guruji dirasa tepat untuk menggambarkan pertunjukan ini.

“Ini adalah nama dari single album Surya Namaskar yang rilis beberapa waktu yang lalu. Nanti, menurut rencana, say adan John McLaughlin akan tampil bergantian dan memainkan set kami masing-masing. Di ujung pertunjukan, ia akan menyerahkan donasi gitar untuk Museum Gitarku,” ujar Budjana menjelaskan konsep dasar Duaji Guruji.

Dalam Bahasa Bali sendiri, “Duaji” merupakan panggilan untuk laki-laki dewasa yang dihormati sementara “Guruji” merupakan panggilan dengan fungsi sama tapi untuk mereka yang dirasa lebih bijak.

NamakonserinimenggambarkanhubunganantaraBudjanadengan McLaughlin yang begituhangat.

Kedua legendagitarini, punya reputasi panjang di bidang yang mereka tekuni. Dengan dedikasi besar pada gitar dalam hidup mereka masing-masing, keduanya telah menghasilkan banyak sekali rekaman yang menjadi bukti nyata eksplorasi luas pada gitar.

Budjana, dengan gaya bermainnya yang unik, telah merilis banyak album solo yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu gitaris paling spesial yang dimiliki Indonesia.

Sementara McLaughlin, yang dikenal luas karena petualangannya di Fusion Jazz seolah tidak pernah berhenti menghasilkan cerita baru untuk dikabarkan kepada orang banyak.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, di akhirpertunjukan, McLaughlin akan mempersembahkan gitar untuk Museum Gitarku yang menurut rencana mulai beroperasitahun 2016 mendatang. Ia menambah daftar panjang gitaris lokal dan internasional yang telah berkontribusi menyumbangkan gitar mereka untuk museum yang akanberlokasi di DesaPayogan, Ubudini.

Nama-nama lokal yang turut memberikan gitar mereka adalah Eross Chandra, Chrisye, RhomaIrama, Baim, Baron dan sejumlah nama lainnya. Sementara itu John Frusciante, Pat Metheny, Steve Vaidan Ron “Bumblefoot” Thal serta sejumlah nama lainnya, mencatatkan diri mereka di deretan gitaris internasional yang berkontribusi untuk museum ini.

Pertunjukan ini diselenggarakan oleh Antida Music Productions yang telah menyelenggarakan banyak sekali pertunjukan musik di Bali sejak tahun 2004 yang lalu. Tiket pertunjukan ini sudah dijual untuk publik. Penawaran tiket presale sebesar Rp.300.000,00.

Menurutrencana, hargatiket normal akan dilepas kepasaran dengan dua kelas kategori dengan harga Rp.500.000 untuk Kelas Regular dan Rp.1.000.000,00 untuk Kelas VIP.

Luangkan waktu dan selamat menikmati para legenda memainkan pertunjukan magis mereka di Tanah Ubud yang cantik.

 

Anda dapat memesan tiket Konser DuajiGuruji lewat WartaJazz Ticket Box, silakan WA ke 081927825299 atau email ke sales@wartajazz.net

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker